Pesisir Selatan -- Proyek pembangunan Jembatan Inunang yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menjadi sorotan warga. Pasalnya, kegiatan alat berat di lokasi proyek diduga menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Dugaan tersebut mencuat setelah warga di sekitar lokasi proyek melaporkan adanya aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen dari warung eceran, bukan dari distributor BBM industri resmi.
Menanggapi laporan tersebut, Ketua DPD LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Pesisir Selatan, Rega Desfinal, S.T., angkat bicara.
"Kami menerima aduan dari warga yang melihat langsung. Diduga ada penggunaan solar subsidi untuk excavator dan mesin molen proyek. Tentu ini menjadi perhatian serius kami," ujar Rega kepada media ini, Sabtu (25/10/2026).
Menurut Rega, sesuai aturan yang berlaku, setiap proyek yang bersumber dari APBN/APBD dilarang menggunakan BBM bersubsidi.
Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 Jo Peraturan BPH Migas, yang menyebutkan bahwa kendaraan dan alat berat untuk proyek pemerintah dan perusahaan wajib menggunakan BBM Jenis Umum (JBU) atau BBM Industri Non-Subsidi seperti Dexlite atau Pertamina Dex.
"BBM bersubsidi itu haknya masyarakat kecil, nelayan, petani. Bukan untuk proyek dengan anggaran miliaran. Kalau ini benar, jelas merugikan keuangan negara dan mencoreng semangat Transparansi Anggaran Untuk Rakyat," tegasnya.
DPD LIRA Pesisir Selatan menyatakan akan melakukan investigasi lapangan lebih lanjut. Pihaknya juga akan segera melayangkan surat resmi ke:
1. Dinas PUPR Kabupaten Pesisir Selatan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
2. Kontraktor Pelaksana Proyek Jembatan Inunang
3. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut
4. Aparat Penegak Hukum (APH) di Pesisir Selatan
"Kami tidak dalam rangka menuduh, kami masih mengumpulkan bukti foto, video, dan keterangan saksi. Kami mendorong agar kontraktor memberikan klarifikasi secara terbuka agar tidak ada fitnah. Prinsip LIRA adalah Mendengar, Melihat dan Berbuat," pungkas Rega.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana proyek Jembatan Inunang belum dapat dikonfirmasi. Media ini masih berupaya menghubungi pihak terkait.(***)
