BAZNAS KOTA PARIAMAN KEJAR TARGET Z-COFFE, Z-AUTO dan BALAI TERNAK.

Jhotek
0

 


Selang persiapan data untuk suatu program, BAZNAS Kota Pariaman pacu dengan kerja cepat Untuk mempercelat  berjalan suatu program, makan jalannnya turun ke lapangan. sudah 5 hari Baznas terjun melakukan survey dan assesment terdahap data mustahik yang masuk... Langkah BAZNAS Kota Pariaman turun secara door-to-door untuk memastikan data mustahik pada program Z-Coffe, Z, Auto dan Balai Ternak merupakan tindakan yang sangat tepat dan krusial. Strategi verifikasi langsung (faktual) ke rumah calon penerima manfaat ini membawa dampak positif yang signifikan. 

Ketua Baznas Kota Pariaman, Riki Bernama, SE dikonfirmasi diruang kerja nya Selasa, 20/10/2026 menyampaikan " Dalam menjaga dan menjamin prinnsip "Tepat Sasaran" dalam bentuk Aspek Keadilan dengan langkah langkah strategis dilakukan oleh baznas kota Pariaman dengan berbagi aspek aspek.  Bagaimana ini  bisa  sampai  pada tujuan nya  maka perlunya rasanya memvalidasi data dengan kondisi rilnya.. Baik itu status ekonomi, kelayakan, dan kesiapan lokasi (seperti tempat penempatan booth Z-Coffee, bengkel Z- Auto, hanya bisa dinilai secara objektif dengan melihat langsung di lapangan. Agar jangan sampai salah sasarannya. Dokumen administrasi seperti SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) terkadang belum cukup menggambarkan kondisi faktual. Kunjungan langsung meminimalisir risiko bantuan jatuh ke tangan yang kurang berhak.. 

Apakah para mustahik benar benar  siap dan berkomitmen untuk benar siap dalam pemberdayaan ini, maka perlu adanya kesepakatan bersama semua mustahilk.

Untuk pelaksanaan survey dibagi menjadi beberapa tim yang di komandai masing masing Wakil wakil ketua.. 

Tim 1 : Wakil Ketua I: H. Deddy Kurniadi, S.Fil.I

Tim 2 : Wakil Ketua II: Alfiandi Zaharmi

Tim 3 : Wakil Ketua III: Ismael Ali, S.Pd.I

Tim 4 : Wakil Ketua IV: Adek Oswandi, SE

Program pemberdayaan ekonomi bersifat produktif, bukan konsumtif. Melalui interaksi langsung, tim BAZNAS dapat menilai, ujar exs mentor PNPM mandiri ini... 

Langkah ini menegaskan profesionalisme BAZNAS Kota Pariaman dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar benar-benar mampu mentransformasi mustahik menjadi muzaki di masa depan.











Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top