![]() |
| Anggota DPRD Bukittinggi, Elfianis saat brrikan sambutan kepada masyarakat Kubu Gulsi Bancah Bukittinggi (*N) |
Bukittinggi, Canangnews--Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Elfianis, S.M., menggelar reses perorangan Masa Sidang III Tahun 2025/2026 di Jalan Kubu Gulai Bancah RT 09/RW 01, Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi. Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Mandiangin Koto Selayan, Camat Guguk Panjang, lurah setempat, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Direktur PDAM Bukittinggi, serta tokoh masyarakat yang terdiri dari PSM, niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, dan warga Kelurahan Kubu Gulai Bancah.
Dalam sambutannya, Elfianis mengatakan reses menjadi momentum untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan langsung berbagai aspirasi masyarakat. Menurutnya, seluruh masukan warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program dan perjuangan di DPRD.
![]() |
| Dihadiri OPD terkait, ninik.mamak dan tokoh masyarakat (**) |
"Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bersilaturahmi dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Apa yang disampaikan warga akan menjadi acuan dalam hasil reses dan akan kami perjuangkan sesuai skala prioritas," kata Elfianis.
Ia menyebut persoalan kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih dari PDAM, masih menjadi perhatian utama. Meski seluruh usulan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, ia memastikan setiap persoalan akan diupayakan penyelesaiannya secara bertahap.
"Masalah kebutuhan mendasar, salah satunya kendala air PDAM, menjadi perhatian kami. Walaupun semua usulan belum bisa terealisasi, setidaknya kita bisa mencari solusi secara bertahap," ujarnya.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak, di antaranya drainase terbuka di sepanjang Jalan Kubu Bawah yang menyebabkan badan jalan menjadi sempit, kebutuhan pembangunan pagar tebing dan pengecoran halaman Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), hingga penyediaan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang memadai.
Elfianis mengatakan Fraksi Demokrat akan berupaya mengusulkan sejumlah program prioritas kepada pemerintah pusat, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan mendasar masyarakat.
"Kami di Fraksi Demokrat akan terus mengupayakan hal-hal yang bersifat urgen dan prioritas melalui proposal ke pemerintah pusat. Salah satunya persoalan air bersih yang terkendala karena jaringan pipa sudah digunakan selama puluhan tahun," katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah persoalan yang disampaikan warga telah mendapat respons dari perangkat daerah yang hadir. Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup telah memberikan penjelasan terkait penanganan sampah, termasuk rencana penanganan pohon-pohon tua yang dinilai berpotensi membahayakan
Selain itu, pemerintah juga disebut akan memberikan perhatian terhadap penanganan genangan banjir serta dukungan bagi pendidikan masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
"Kami bersama Dinas PUPR akan segera menyiapkan proposal ke pemerintah pusat untuk memperlancar distribusi air bersih ke rumah-rumah warga melalui penggantian pipa yang sudah tua," tutup Elfianis.
(KH)


