Pemkab Inhu Terima Study Tiru Pemkab Tanjung Jabung Barat Jambi

 




INHU, canangnews.com - Mewakili Bupati Indragiri Hulu, Rezita Meylani Yopi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Paino, Sp menyambut dengan terbuka kunjungan Study Tiru Bupati Tanjung Jabung Barat Jambi yang di wakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesrah, H. Mulyadi, SKM. MM beserta jajaran Pemkab Tanjung Jabung Barat, Jumat pagi (24/11/2023) di Ruang Narasinga Lantai 2 Kantor Bupati Indragiri Hulu


Kedatangan rombongan ke kabupaten Indragiri Hulu, silaturahmi dalam rangka study tiru Bupati Tanjung Jabung Barat dan tim gugus tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) bersama Bupati Kabupaten INHU.


Dari kunjungan ini Pemkab Tanjung Jabung Barat ingin melihat program dan inovasi Pemkab INHU dalam memenuhi hak dan perlindungan terhadap anak.


Tampak Hadir Juga dalam Kegiatan ini, Staff Ahli Bupati Bidang Administrasi dan Kesrah, Evi Irma Junita, SKM. M. Si, Kepala OPD di LIngkungan Pemkab. Inhu serta Camat.


Pada kesempatan ini, Asisten II, Paino, Sp menyampaikan sambutan Bupati Indragiri Hulu, Berbahagia sekali rasanya pada kesempatan ini, dapat bertemu dan bersilaturahmi bersama bapak Bupati Kabupaten Tanjung Jabung barat, beserta unsur jajaran serta tim gugus tugas Kabupaten Layak Anak yang telah hadir di kab. INHU.


“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah terlebih dahulu saya mengucapkan selamat datang di bumi melayu di Kabupaten Indragiri Hulu.”Ucapnya


Asisten juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pembangunan di Kab. INHU, Upaya dalam memenuhi kebutuhan dan perlindungan anak-anak tetap kami jadikan fokus pembangunan. Beriring dengan komitmen tersebut, berbagai upaya pun telah dan akan terus dilakukan bersama segenap komponen, Salah satunya adalah dalam mewujudkan indragiri hulu menjadi kabupaten layak anak.


“Untuk mewujudkan Kab. INHU sebagai KLA, Pemda terus membangun komitmen antara eksekutif, legislatif dan seluruh stakeholder (Pemerintah Daerah, Masyarakat dan Swasta) untuk berpihak kepada pembangunan anak. menerapkan kebijakan tumbuh kembang dan perlindungan anak secara berkelanjutan, dimulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi yang dituangkan pada RPJMD, Renstra SKPD, RKPD dan juga berbagai program kegiatan di masing-masing perangkat daerah terkait.”ungkap Paino


Alhamdulillah, beriring dari komitmen dan upaya tersebut, pada tahun 2023 ini kabupaten indragiri hulu kembali ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai kabupaten layak anak dengan Predikat Nindya tahun 2023.”sebutnya


Kedepan, kami juga masih terus menggesa berbagai kebijakan maupun program yang tujuannya bermuara pada terwujudnya pada target capaian Predikat Utama di tahun 2024 mendatang.


Terkait kabupaten layak anak, Pemkab Inhu sudah melalui proses yang panjang dalam mempersiapkan KLA, Termasuk dengan membuat sejumlah program serta kebijakan-kebijakan diataranya:


“Semenjak Kab. Inhu di tetapkan sebagai salah satu kabupaten / kota wilayah model desa ramah perempuan dan peduli anak, berdasarkan keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia nomor 70 tahun 2021, kami menindaklanjutinya dengan menerbitkan keputusan Bupati Indragiri Hulu nomor : kpts. 196 / II/ 2022 tentang penetapan model desa ramah perempuan dan peduli anak di Kab. Inhu yaitu desa Japura Kec. Lirik dan desa batu gajah Kecamatan Pasir Penyu. data terkini di tahun 2023, penetapan model desa ramah perempuan dan peduli anak di kabupaten indragiri hulu telah kita replikakan di 14 desa dari 12 kecamatan.


Kemudian Pemda bersama para stakeholder sampai dengan saat ini terus melakukan upaya melalui kegiatan dan program percepatan penurunan dan pencegahan stunting. dan alhamdulillah, sejauh ini langkah dan upaya tersebut telah menunjukkan capaian yang siginifikan. 


“Kami Pemkab. Inhu telah menyepakati dan berkomitmen dalam mendukung gerakan transisi pendidikan anak usia dini (PAUD) ke sekolah dasar (SD) yang menyenangkan. Dimana dalam gerakan transisi tersebut, termuat tiga aksi perubahan dalam rangka mendukung optimalisasi hak tumbuh kembang anak dengan mendorong pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan.


“Alhamdulillah, salah satu satuan pendidikan paud di kabupaten indragri hulu yakni paud arini di kecamatan rengat barat, terpilih menjadi satu-satunya di provinsi riau, yang mendapat standarisasi oleh kementerian pppa ri, sebagai satuan pendidikan ramah anak.”Ungkap Paino


Selanjutnya, langkah pengembangan peran dari perpustakaan Kab. INHU yang kini tidak lagi hanya sebagai tempat pinjam-meminjam buku, Namun juga sebagai tempat Pembelajaran, Pemberdayaan dan Menjadi ruang terbuka bagi anak-anak kita yang dikembangkan melalui program pusat informasi sahabat anak.


keberadaan pusat informasi sahabat anak yang terintegrasi, akan berkontribusi untuk terwujudnya kabupaten kota layak anak. lingkungan informasi yang sehat bagi anak, sangat diperlukan karena mengingat lingkungan informasi yang diperoleh anak selama ini tidak selamanya positif bagi anak


serta terakhir, yang juga tidak kalah penting adalah peran dari forum anak Indragiri Hulu. Untuk diketahui bahwa kami Pemerintah Daerah selalu mengikutsertakan kehadiran dan penyampaian aspirasi dari forum anak dalam pelaksanaan musyawarah pembangunan. Dengan harapan, melalui keikutsertaan tersebut, aspirasi, suara, pendapat, keinginan dan kebutuhan anak dalam proses pembangunan dapat kita ketahui untuk selanjutnya diambil kebijakan melalui pelaksanaan program.


Sementara Bupati Tanjung Jabung Barat yang di sampaikan Asisten I, H. Mulyadi, SKM. MM menyebutkan, bahwa ia memilih Kabupaten INHUsebagai studi tiru karena memiliki kultur dan budaya yang sama. Sehingga dari kunjungan study tour ini dapat mempersiapkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai Kabupaten Layak Anak serta mempererat silahturahmi di Kab. Indragriri Hulu.


Pertemuan ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Pemerintah Kabupaten INHU dan juga dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.' RJN/ red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama