Gunakan DO Plasma, Pengurus Koperasi Bina Warga Jual Ratusan Ton TBS "Kampung" ke PT Incasi Raya Senilai ± Rp1,3 Miliar

cahaya hati dewi padi
0
Foto : Ketua KSU Bina Warga, Edison, atau yang akrab disapa Ujang Jambi bersama Bendahara, Agusli, dan dua anggota kelompok yang tergabung ke dalam koperasi. (canang/Didi Someldi Putra)

Painan - Pengurus Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Warga dengan menggunakan dokumen delivery order (DO) plasma berhasil menjual ribuan ton Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit "kampung" atau TBS yang bukan berasal dari kebun plasma ke PT Incasi Raya yang berkedudukan di Kabupaten Pesisir Selatan.


Ketua KSU Bina Warga, Edison, atau yang akrab disapa Ujang Jambi di Kecamatan Air Pura, Jumat (28/10) malam, menyampaikan, pihaknya mendapatkan fee atas kegiatan itu.


"Ada uang komitmen dari jumlah TBS yang terjual, besarannya 200 per kilogram," ungkapnya.


Uang komitmen, kata dia, selanjutnya, dibagi-bagi ke pengurus koperasi diantaranya ketua, sekretaris, dan bendahara.


Ia menjelaskan, menjual TBS dengan DO plasma lebih untung, terutama terkait harga jual TBS yang tinggi, serta tidak diberlakukannya sortase.


"Selisih harga penjualan antara TBS plasma dengan non plasma cukup tinggi yakni sekitar Rp700 per kilogramnya, selain itu sortase terhadap TBS non plasma juga tinggi yakni 13 persen, sehingga jika petani menjual 10 ton, maka sekitar 1,3 ton akan dikembalikan ke penjual atau tidak dibeli oleh pabrik," ungkapnya.


Berdasarkan data yang dihimpun redaksi, penjualan TBS produksi non kebun plasma PT Incasi Raya yang dilakukan oleh pengurus KSU Bina Warga berlangsung rentang Januari, Februari, Maret, Mei dan Juni tahun 2022.


Sementara nominal uang penjualan keseluruhan mencapai lebih kurang Rp1,3 miliar.


Jika berpatok pada harga penetapan TBS terendah pada bulan Januari 2022 yakni Rp3.533 per kilogram, maka TBS non kebun plasma yang dijual ke PT Incasi Raya menggunakan DO kebun Plasma, mencapai lebih kurang 367.959 kilogram atau 367,9 ton.


Sementara itu, Bendahara KSU Bina Warga, Agusli, menambahkan, penjualan TBS yang bukan berasal dari kebun plasma ke PT Incasi Raya berlansung sejak awal tahun 2022 sampai dengan Agustus 2022.

"Yang tidak cuma bulan September 2022," ungkapnya. (dd)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top