Hadirkan Narasumber dari Dalam dan Luar Negeri, THP FATETA Unand Sukses Gelar 3 Days Conferences

Rapat Panita 3 Days Conferences yang diketuai Ismed, S Pt M Sc

 


Padang (Canangnews) - Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Universitas Andalas (UNAND) Padang sukses menggelar kegiatan 3 Days Conference (3DC).

 

Kegiatan 3 Days Confernces ini merupakan rangkaian kegiatan konferensi atau seminar Internasional dan nasional yang diadakan selama tiga hari berturut-turut yaitu International Conference on Food, Agriculture and Sustainable Technology (ICFAST), Seminar Nasional Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (SNTPHP), Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPKM). Agenda ini dilaksanakan pada 18 hingga 20 November 202, yang diketuai oleh Ismed, S.Pt, M.,Sc. 


"Kegiatan 3 Days Conferences ini menghadirkan 19 narasumber, pemakalah dan peserta dari dalam dan luar negeri yang mencapai 850 orang melalui aplikasi pertemuan online," ujar Ismed kepada Canangnews, (20/11).

 

Dijelaskan Ismed, Hari pertama diselenggarakan pada Kamis (18/11/2021). Seminar Internasional ICFAST mengangkat tema the future of food, agriculture and sustainable technology: trends and challenges menghadirkan Prof Helmi dari Universitas Andalas Indonesia, Prof Hiroyuki Harada dari Prefectural University of Hiroshima Jepang, Prof Novizar Nazir dari SAFE Network Indonesia, Assoc Prof Chairat Techavuthiporn dari King Mongkut’s Institute of Technology Ladkrabang Thailand, Dr Nur Huda Faujan dari Universiti Sains Islam Malaysia, dan Dr Helen Martinez, The Philippines Center for Postharvest and Mechanization Filipina yang domoderatori oleh Dr Rina Marnita, AS dari Universitas Andalas.

 

Pada pelaksanaan hari kedua pada Jumat (19/11/2021), yaitu Seminar Nasional Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (SNTPHP) dengan tema Inovasi dan transformasi teknologi pangan dan hasil pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, yang menghadirkan Prof Dr Ir Fauzan Azima, MS dari Universitas Andalas/ PATPI Sumatera Barat, Prof Dr Ir Endang Rahayu, MS dari Universitas Gadjah Mada, Dr Aida Firdaus Muhammad Nurul Azmi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Prof Tuty Anggraini, S TP, MP, Ph.D dari Universitas Andalas,  Dr Ir Adi Ruswanto, MP dari INSTIPER Yogyakarta, dan Efri Mardawati, STP, MT dari Universitas Padjajaran yang dimoderatori oleh Dr Ir I Ketut Budaraga, M Si dari Universitas Ekasakti.

 

Hari ketiga, jelas Ismed, diselenggarakan pada Sabtu (20/11/2021), yakni Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPKM) dengan tema pengabdian kepada masyarakat melalui alih teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menghadirkan Dr Ir Aisman, M Si dari Universitas Andalas, Dr Ir Desniarti, MM dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Dr Tjahja Muhandri, S TP, MT dari IPB University, Dr Ir Sri Gunawan dari INSTIPER Yogyakarta, Alfadriansyah dari Koperasi Solok Radjo, dan Dr Ir Rini, B MP dari Universitas Andalas yang dimoderatori oleh Dr Rince Alfia Fadri, S ST, M Biomed dari Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.

 

"Tujuan kegiatan 3 Days Conferences ini adalah untuk berbagi informasi akademis dan praktis tentang perkembangan terkini dibidang teknologi pangan dan hasil pertanian oleh ilmuan dan pakar internasional dan nasional, serta penerapan hasil penelitian dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga sebagai wadah untuk terciptanya kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat lintas disiplin ilmu, lintas bidang, lintas sektor dan lintas perguruan tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," terang Ketua Ismed.

 

Pada kegiatan 3 Days Conferences ini, kata Ismed, dipaparkan materi dari narasumber pada sesi keynote dilanjutkan dengan pemaparan hasil penelitan dan pengabdian kepada masyarakat pada kelas paralel. Untuk topik kelas paralel ICFAST food and agriculture quality, food and agriculture safety, food and agriculture product technology and innovation, sustainable of food and agriculture technology, food and agriculture management, marketing, and distribution.


Panitia 3 Days Conferences bersama peserta dari Bali


"Pada kelas paralel SNTPHP dipaparkan hasil penelitian dengan topik keamanan pangan, ketahanan pangan, teknologi dan inovasi pangan dan hasil pertanian, dan manajemen rantai pasok," ujar Ismed.

 

Kegiatan 3 Days Conferences Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Andalas ini merupakan kegiatan seminar satu-satunya yang diadakan selama tiga hari berturut-turut dengan topik dan tema yang berbeda masing masingnya dengan kelas paralel, menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri dan dilakukan melalui aplikasi pertemuan daring serta dilakukan dengan persiapan lebih kurang hanya dalam kurun waktu dua bulan mulai dari persiapan dan pelaksanaan kegiatan.


"Dan yang paling istimewa dari kegiatan ini adalah menghadirkan tiga pasang akademisi, peneliti dan birokrat  hebat dari Universitas Andalas dan Sumatera Barat yaitu pasangan hebat pertama adalah Prof Dr Ir Helmi, M Sc guru besar pembangunan pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas dan Istri beliau yaitu Dr Ir Rini B, MP yang merupakan Dosen dan juga Ketua Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Pasangan hebat kedua adalah Prof Dr Ir Novizar Nazir, M Si yang merupakan guru besar jurusan teknologi hasil pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas dan juga sebagai Presiden SAFE Network yang merupakan jaringan akademik Internasional bidang pertanian, pangan dan energi dengan Istri beliau yaitu Dr Rina Marnita, AS, MA yang merupakan dosen Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. Serta pasangan yang tak kalah hebatnya, yang dihadirkan pada kegiatan 3 Days Conferences ini adalah Prof Dr Ir Fauzan Azima, MS guru besar bidang teknologi hasil pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas dan juga merupakan Ketua Majelis Guru Besar Universitas Andalas dengan istri beliau Dr Ir Desniarti, MM yang merupakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumantera Barat," ungkap Ismed.

 

Adapun rangkaian kegiatan 3 Days Conferences yang dilaporkan Ismed, adalah sambutan dan pembukaan oleh Rektor Universitas Andalas Prof Dr Yuliandri, SH MH, Sambutan oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Dr Ir Feri Arlius, M Sc. Sambutan dari ketua panitia ICFAST Daimon Syukri, S Si, M Si, Ph.D, SNTPHP Prof Tuty Anggraini, S TP, MP, Ph.D, SNPKM Cesar Welya Refdi, S TP, M Si. Setelah sambutan dan pembukaan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber atau keynote speaker serta presentasi makalah di kelas paralel.

 

Kegiatan 3 Days Conferences Jurusan Teknologi Hasil Pertanian ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, diantaranya pimpinan Universitas Andalas, pimpinan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas, akademisi, praktisi, pemakalah dan peserta seminar. Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M.Sc  yang merupakan salah satu narasumber pada seminar nasional teknologi pangan dan hasil pertanian dan juga Ketua Umum PATPI (Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia) memberikan apresiasi atas terselenggaranya 3 Days Conferences ini dengan baik dan sukses.


Pada kegiatan seminar ini Prof,. Umar Santoso juga telah melantik ketua PATPI cabang Sumatera Barat yaitu Dr. Ir. Aisman, M.Si. Salah seorang peserta seminar yang berkesempatan datang ke Padang adalah Dr. Badrut Tamam, STP, M.Biotech dari Politeknik Kesehatan Denpasar Bali, yang mengungkapkan apresiasi dan sangat senang atas terselenggaranya acara seminar dengan sukses dan juga bisa berkunjung ke Kota Padang dan ruangan utama panitia 3 Days Conferences.


Kedepan, Badrut Tamam berharap, jika kondisi sudah membaik acara konferensi atau seminar ini dapat dilakukan secara offline di Sumatera Barat dan diaminkan oleh Ismed, selaku ketua panitia 3 Days Conferences.

 

"Harapan selanjutnya, setelah terselenggaranya kegiatan 3 Days Conferences dapat memberikan manfaat bagi semua pihak dan terjalinnya kerjasama dan kolaborasi lintas ilmu, lintas sektor, lintas bidang, lintas perguruan tinggi dan yang paling penting adalah teraktulisasi dan teraplikasikannya ide, gasagas dan hasil penelitian melalui program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan untuk Indoesia lebih baik," pungkas Ismed. (MA)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama