Cegah Covid-19, Kejaksaan Negeri Pasbar Jalani Vaksinasi


 

Pasaman Barat,-Pegawai lingkungan Kantor Kejaksaan Negeri Pasaman Barat  menjalani vaksinasi corona virus disease 2019 (COVID-19). tahap Pertama yang dilaksanakan di Aula Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Selasa (18/5/2021).


Kepala Kejasaan Negeri Pasaman Barat (Kajari) Ginanjar Cahya Permana mengatakan, dalam rangka mendukung dan mensukseskan Program Vaksinasi untuk menuju Indonesia bebas Covid-19, seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Pasaman Barat menerima suntik Vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama. 


“Penyuntikan Vaksin Covid-19 ini sangat penting, untuk meningkatkan antibodi tubuh sebagai bentuk pencegahan penularan dan memutus rantai penularan Virus Covid-19,” kata Ginanjar Cahya Permana  kepada wartawan,


Kajari Ginanjar Cahya Permana menjelaskan, vaksinasi adalah cara ampuh untuk menghentikan penyebaran Covid-19.


Karena, melalui vaksinasi itu antibodi atau imune tubuh para pegawai Kejari Pasaman Barat, yang setiap harinya berhubungan dengan masyarakat  terkait pelayanan publik dapat meningkat.


Salah seorang dokter yang melakukan vaksinisasi Anna Syahputri mengatakan pelaksanaan vaksinisasi di Kantor Kejaksaan Negeri Pasaman Barat berjalan aman dan lancar.


Menurutnya dari sasaran 53 orang yang hadir 41orang. Divaksin 39 orang dan ditunda dua orang karena masalah kesehatan.


Selain itu juga ada tambahan vaksinasi dari Sekretariat Daerah Pasaman Barat sebanyak dua orang. 


“Ini merupakan program pemerintah untuk indonesia sehat maka kita harus dukung. Mudah-mudahan setelah di vaksinasi semua pegawai Kejaksaan sehat, dan tentunya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya. 


Mereka harus screening atau pemeriksaan kondisi kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan vit dan siap untuk dilakukan proses penyuntikan Vaksin Sinovac.


“Penyuntikan Vaksin Covid-19 pertama ini ditujukan untuk mengenalkan vaksin dan kandungan di dalamnya pada sistem kekebalan tubuh, dosis pertama ditujukan untuk respon kekebalan awal,” katanya. 


“Untuk suntikan kedua atau dosis kedua yang akan dilaksanakan sekitar 2 minggu yang akan datang bertujuan menguatkan respon imun yang telah terbentuk,” katanya.


"Kita berharap semoga COVID-19 ini cepat berlalu di Pasaman Barat dan Ekonomi Masyarakat bisa stabil kembali seperti semulanya. Mari kita patuhi protokol kesehatan," ajaknya. (Robi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama