Buka Spensaba Talent Contest ke-8, Irwan Fikri Harap Bisa Lahirkan SDM Berkualitas


 

Agam, (Sumbar)-Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, SH, buka Spensaba Talent Contest ke-8 tingkat SD se-Agam dan Bukittinggi, di SMPN 1 Kecamatan Banuhampu, Rabu (10/3/21). Kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan tambua bersama anggota DPRD Agam, Zulhendrif, Plt Camat Banuhampu, Susi Karmila dan Kepala SMPN 1 Banuhampu, Zulfamiarti.

Menurut Irwan Fikri, melalui kegiatan ini akan muncul talenta-talenta baru di Kabupaten Agam, dengan harapan ke depan mereka bisa jadi pemimpin yang bagus dan berkualitas.

Dikatakannya, sekarang Agam butuh peningkatan SDM. Bersama Bupati Agam, Dr. Andri Warman ia menyusun visi misi dan program unggulan untuk Agam lebih maju sesuai slogan dari pasangan kepala daerah ini.

“Kita ingin hadirkan SDM berkualitas, tentu untuk mewujudkannya harus bekerja keras dan adanya kebersamaan dengan seluruh stakeholder,” ujarnya.

Ia menyebutkan, apa yang sudah dilakukan para guru diyakini dapat membawa ke arah yang dituju, karena SDM merupakan modal besar untuk membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Dengan begitu, ia mengapresiasi pelaksanaan Spensaba Talent Contest ini, bahkan sudah tahun yang ke-8. Ia minta kegiatan ini tetap mengkedepankan protokol kesehatan.

“Kita berharap tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan, agar tidak timbul kluster baru penyebaran Covid-19. Sepanjang kita disiplin prokes, tentu kegitan ini juga akan disupport oleh pihak keamanan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Banuhampu, Zulfamiarti menjelaskan, Spensaba Talent Contest tahun ini diikuti sebanyak 150 orang siswa SD se-Agam dan Bukittinggi, yang mengikuti lima jenis perlombaan seperti solo song, puisi, lomba bidang studi IPA, Matematika dan Bahasa Indonesia.

Ia mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena kondisinya masih pandemi Covid-19.

Tahun 2020, ulasnya, Spensaba Talent Contest digelar tingkat Provinsi Sumatera Barat untuk jenjang SD dan SMP. Namun tahun ini hanya dilaksanakan tingkat Agam dan Bukittinggi untuk jenjang SD.

“Kita melaksanakan kegiatan ini untuk melihat kemampuan anak di masa pandemi, karena selama pandemi anak susah untuk belajar dan sulit mengukur kemampuannya,” katanya. (AY)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama