Bukittinggi Bersolek, Siapkan Wajah Baru Kota Wisata yang Makin Nyaman dan Modern

0


Jamgadang, ikon Kota wisata Bukittinggi


BUKITTINGGI, Pariwara— Pemerintah Kota Bukittinggi terus berbenah untuk menghadirkan wajah baru kota yang lebih modern, nyaman, tertata, dan ramah wisatawan. Sejumlah program strategis disiapkan secara bertahap sepanjang 2026 hingga 2027.


Bukittinggi tengah bersiap memasuki babak baru sebagai salah satu kota wisata unggulan di Indonesia. Pemerintah Kota Bukittinggi mulai menata berbagai kawasan strategis untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih rapi, hijau, nyaman bagi pejalan kaki, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Bukittinggi, H. M. Ramlan Nurmatias, SH
 


Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Penataan Kota yang dipimpin Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama unsur Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan para pemangku kepentingan di Aula Balai Kota Bukittinggi, awal Agustus 2026.


Langkah penataan kota ini semakin diperkuat dengan terpilihnya Bukittinggi sebagai salah satu dari 10 kota di Indonesia yang memperoleh pendampingan melalui Program Integrated City Planning (ICP) dari Bappenas RI.


Program tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong perencanaan pembangunan kota yang terintegrasi, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dubes RI untuk Jepang dorong Bukittinggi perkuat promosi wisata demi tarik turis negeri sakura

 

Kabel Kota Bakal Dipindah ke Bawah Tanah


Salah satu agenda besar yang disiapkan adalah penataan utilitas kota. Pemerintah Kota Bukittinggi akan mendorong pemindahan jaringan kabel listrik, telekomunikasi, dan internet ke bawah tanah.


Penataan dilakukan secara terpadu bersama PLN, Telkom, PDAM, dan instansi terkait. Dengan begitu, pembangunan jaringan utilitas tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi bagian dari satu konsep penataan kawasan.

Wako Bukittinggi turut meninjau dan mengawasi pembersihan Pasar Banto Bukittinggi


Selain membuat pemandangan kota lebih bersih dan modern, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan, mempermudah pemeliharaan jaringan, serta mengurangi kesemrawutan kabel di sejumlah kawasan strategis.


Menuju Jam Gadang Makin Nyaman Untuk Pejalan Kaki


Sebagai ikon wisata Bukittinggi, kawasan menuju Jam Gadang juga menjadi perhatian utama.


Sejumlah ruas jalan strategis seperti Jalan Istana, Jalan Minangkabau, Jalan Sudirman, Jalan Perwira, dan Jalan Ombilin akan ditata secara bertahap.



Konsepnya bukan sekadar mempercantik jalan. Pemerintah kota menyiapkan pedestrian yang lebih nyaman lengkap dengan conblock, bangku taman, ruang terbuka hijau, pohon peneduh, lampu jalan, tempat sampah, papan informasi, serta fasilitas yang mendukung penyandang disabilitas.


Kawasan ekonomi kreatif di sepanjang jalur tersebut juga akan ditata agar lebih tertib dan tetap memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat.



Pembangunan dilakukan dengan prinsip menyelesaikan setiap ruas secara tuntas sesuai kemampuan anggaran. Dengan konsep ini, masyarakat dapat langsung merasakan hasil penataan, tanpa pembangunan yang setengah-setengah.


Rekayasa Lalu Lintas Untuk Pengalaman Wisata Yang Lebih Baik


Penataan fisik kota juga akan diikuti rekayasa lalu lintas secara bertahap, terutama pada jalur menuju Jam Gadang dan kawasan Panorama.


Pengaturan tersebut ditujukan untuk mengurangi kemacetan, meningkatkan keamanan, dan memberikan ruang yang lebih nyaman bagi pejalan kaki.


Dengan lalu lintas yang semakin tertata, wisatawan diharapkan dapat menikmati kawasan pusat kota dengan pengalaman yang lebih menyenangkan.


Pasar Bawah Tetap Tradisional, tapi Makin Nyaman


Pembenahan juga menyasar Pasar Bawah, salah satu pusat perdagangan tradisional yang menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi masyarakat Bukittinggi.


Revitalisasi diawali dengan pembangunan sistem drainase untuk mengatasi persoalan genangan air. Setelah itu, pembenahan akan dilanjutkan pada lantai, atap, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.


Karakter Pasar Bawah sebagai pasar tradisional tetap dipertahankan. Namun, pemerintah ingin menghadirkan kondisi pasar yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan representatif bagi pedagang maupun pengunjung.


Ruang Publik Dihidupkan, Kota Makin Menarik di Malam Hari


Sejumlah ruang publik juga masuk dalam agenda penataan.


Di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), pemerintah menyiapkan penataan taman depan dan kawasan kafe. Sementara itu, kawasan Janjang 40 akan mendapat pemasangan lampu dekoratif sekaligus pembangunan gapura di bagian atas.


Lampu hias juga akan dipasang di sejumlah ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.


Penataan ini diharapkan membuat Bukittinggi semakin hidup, khususnya pada malam hari. Bukan hanya menjadi ruang yang nyaman bagi warga, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan yang menikmati suasana kota setelah matahari terbenam.


Menjadikan Kota Sebagai Bagian dari Pengalaman Wisata


Wali Kota Bukittinggi temui Membud, Fadli Zon saat membahas persiapan 100 Tahun Jamgadang Juni 2026 lalu


Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, penataan kota bukan semata soal memperindah tampilan fisik.


Menurutnya, pembangunan harus menciptakan ekosistem perkotaan yang aman, nyaman, tertib, dan mampu menggerakkan perekonomian, terutama sektor pariwisata, perdagangan, dan ekonomi kreatif.


“Tujuan kita sama, bagaimana Kota Bukittinggi benar-benar menjadi kota tujuan utama wisata. Penataan kota harus dilakukan secara menyeluruh agar tercipta keamanan, kenyamanan dan kawasan yang rapi sehingga semakin banyak wisatawan datang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ujar Ramlan.


Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi menambahkan, perdagangan, jasa, dan pariwisata masih menjadi penopang utama perekonomian kota.


Karena itu, pembenahan kawasan perkotaan menjadi bagian penting untuk menjaga daya tarik Bukittinggi sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Sekda Bukittinggi dan Diskominfo adakan jumpa pers dengan awak media bahas penataan Kota dan aset daerah


Tak Hanya Menata Kota, Aset Daerah Juga Diperkuat


Di tengah agenda pembangunan, Pemko Bukittinggi juga memberikan perhatian terhadap pengamanan aset daerah.


Inventarisasi dan penataan administrasi dilakukan terhadap berbagai aset, mulai dari tanah, bangunan, kendaraan, hingga aset daerah lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


“Dengan pengelolaan yang baik, aset daerah dapat memberikan manfaat maksimal dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Rismal.


Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari visi besar Pemko Bukittinggi untuk menjadikan kota ini sebagai kota wisata, perdagangan, dan jasa yang maju, nyaman, berbudaya, serta berkelanjutan.


Dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, Bukittinggi optimistis menghadirkan wajah baru kota: lebih tertata, lebih hijau, lebih modern, dan semakin nyaman untuk dikunjungi.


Bukan sekadar mempercantik kota, pembenahan ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat posisi Bukittinggi sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia sekaligus membuka semakin banyak peluang ekonomi bagi masyarakat.


PEWARTA.  : Khairunas

FOTO.          : Kominfo, Nas



Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top