Pesantren Ramadhan SMAN 2 Bukittinggi Resmi Ditutup, Beri Penghargaan dan Santunan Untuk Siswa

0


Pihak sekolah berikan penghargaan kepada pemenang lomba tahfidz, dhalat jenazah, dan video kreatif (*nas)


Bukittinggi, Canangnews -Kegiatan Pesantren Ramadan yang dilaksanakan sejak 2 Maret 2026 di sekolah-sekolah di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat, resmi berakhir pada Jumat (13/3). Di SMA Negeri 2 Bukittinggi, penutupan kegiatan tersebut ditandai dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba serta pemberian santunan kepada siswa yang membutuhkan.


Kepala SMAN 2 Bukittinggi, Ahda, S.Pd., M.M mengatakan kegiatan Pesantren Ramadan merupakan program rutin Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui kegiatan keagamaan.


Menurutnya, selama pelaksanaan kegiatan, para siswa dan guru terlihat sangat antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh pihak sekolah.


Kepala sekolah berikan hadiah penghargaan kepada pemenang lomba (**)


“Pesantren Ramadhan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kegiatan keagamaan di sekolah. Kita ingin membiasakan siswa melaksanakan ibadah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ahda.


Ia berharap melalui kegiatan tersebut para siswa dapat membentuk karakter yang baik serta mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.


Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Bukittinggi, Yanti Yunda Sari, S.Pd., M.Pd menjelaskan dalam Pesantren Ramadan tahun ini digelar sejumlah perlombaan, di antaranya lomba tahfidz, shalat jenazah dan lomba video kreatif.


Lomba tahfidz dibagi dalam tiga kategori berdasarkan jenjang kelas, yakni kelas X, XI dan XII, dengan masing-masing tiga pemenang. Sedangkan lomba shalat jenazah dan video kreatif diikuti oleh seluruh siswa yang berasal dari 31 kelas.


Selain memberikan hadiah berupa piala dan penghargaan kepada para pemenang lomba, pihak sekolah juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 92 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.


Tak hanya itu, bantuan khusus juga diberikan kepada 10 siswa yang terdampak bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu.


“Sekolah juga memberikan reward kepada satu siswa terbaik dari setiap kelas yang memiliki hafalan Al-Qur’an terbanyak hingga mencapai 18 juz,” kata Yanti. 


(KH)

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top