Rapat Paripurna DPRD Pessel bersama Forkopimda Mendengarkan Pidato Presiden RI

Canang Pessel
0

 

Foto: Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar bersama Forkopimda mengikuti Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), di Ruangan Rapat DPRD Pesisir Selatan, Rabu (16/08).




Pesisir Selatan — Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar bersama Forkopimda mengikuti Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), di Ruangan Rapat DPRD Pesisir Selatan, Rabu (16/08).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh ketua DPRD Pesisir Selatan Ermizen dan kegiatan ini merupakan rangkaian acara memperingati HUT Kemerdekaan Ke-78 RI.

Bupati Rusma Yul Anwar bersama Forkopimda kemudian mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pidato disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT Ke-78 Proklamasi Kemerdekaan RI, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta.

Presiden Republik Indonesia Joko widodo dalam pidatonya mengatakan Indonesia harus menjadi negara yang juga mampu mengolah sumber dayanya. Mampu memberikan nilai tambah dan mensejahterakan rakyatnya, dan ini bisa dilakukan melalui hirilisasi.

Kata Presiden Joko Wododo, di Indonesia stunting turun, IPM dan IDG naik. Bahkan keberhasilan Republik Indonesia lainnya juga disampaikan Presiden RI itu. Yakni Rp3.212 triliun untuk perlindungan sosial dari tahun 2015 sampai 2023.

“Pemerintah telah berhasil menyiapkan anggaran perlindungan sosial, total Rp3.212 triliun dari tahun 2015 sampai 2023 termasuk didalamnya KIS, KIP, KIP Kuliah, PKH, Kartu Sembako, serta perlindungan kepada lansia, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya,” ulas Presiden Joko Widodo.

Dan dikesempatan itu, Bupati Rusma Yul Anwar menyebutkan apa yang disampaikan presiden sudah dilakukan di Kabupaten Pesisir Selatan. Utamanya terkait penanganan peningkatan ekonomi dan penurunan angka stunting. Keduanya memang menjadi perhatian Kabupaten Pesisir Selatan.

Kata Bupati, prinsipnya tahun 2030 dengan puncak bonus demografi merupakan hal yang penting disikapi di daerah. Hal ini agar peningkatan ekonomi secara nasional bisa tercapai.

“Kita memastikan produktifitas generasi muda meningkat. Strategi hilirisasi didaerah menangkat dengan memberikan kemudahan berinvestasi sehingga lapangan pekerjaan akan terbuka,” tutupnya.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top