Komunitas Literasi Purnama, Wadah Pegiat Literasi Sijunjung Terbentuk

0

 

Pertemuan pegiat Literasi Sijunjung dalam wadah konunitas Literasi Purnama


Sijunjung, Canangnews.com - Berawal dari keinginan untuk berpartisipasi menggalakkan literasi di kalangan masyarakat Kabupaten Sijunjung dan sekitarnya, serta menyumbangkan karya tulisan di Pojok Literasi Penulis Lokal di Dinas Perpustaka an dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sijunjung, sekelompok Wartawan Media online dan Humas beberapa kantor dan Sekolah membentuk suatu wadah yang dinamakan "Komunitas Literasi Purnama".


Didirikan awal September 2022 lalu di Nataya Cafe Palangki, IV Nagari Sijunjung Sumatera Barat. Yang kemudian ditetap kan menjadi Basecamp atau Sekretariat Komunitas ini. Digawangi oleh Herman dari media Go Parlemen, Tri Joko Priatmo dari media CanangNews.com, Adpi Gunawan dari Top Sumbar, Dafrizal dari MTsN Palangki, seniman dari Tanjung Gadang Dosra Putra, Hafidz Hidayatullah dari CahayaRealita serta Hasnawati dari Realitakini.com.



Pada pertemuan kedua, selain dihadiri oleh "Founder" komunitas ini makin diperkuat oleh kehadiran Youtuber kenamaan Sijunjung Jupri AK, mantan guru yang sudah pengalaman mengajar dari Kota Padang sampai Sijunjung, Burhanuddin, serta ahli administrasi Denny Sagita. 


Komunitas Literasi Purnama kian kompak dan eksis dalam menjalankan kegiatannya sebagai salah satu penggiat Literasi di Kabupaten Sijunjung. Hal ini terlihat dari makin bertambahnya anggota serta ter bentuknya struktur Komunitas pada per temuan kedua yang diadakan pada Minggu (09/10/2022) di Nataya Cafe Palangki, Sijunjung Sumatera Barat.



"Sebenarnya jumlah anggota dalam WA Grup ada sekitar 22 orang. Terdiri dari beragam profesi, mulai dari Rumah tangga, pengusaha, guru, dosen, Humas kantor pemerintahan, pedagang hingga ibu rumah tangga.  Tapi berhubung yang lain sedang ada kesibukan maka yang bisa hadir kita efektifkan saja," ujar Wati,Ketua Komunitas Literasi Purnama.



"Komunitas ini berdiri setelah bincang-bincang dengan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sijunjung, Darlias serta Kabid Otomasi dan Pelayanan, Rika Nursanti. Beliau berdua mengungkapkan keprihatinannya terkait minimnya penulis lokal di Kabupaten Sijunjung sedangkan Sijunjung kaya dengan sejarah. Oleh sebab itu, kawan-kawan wartawan berinisiatif untuk menyumbangkan karya tulisan baik dalam bentuk berita, informasi maupun berupa buku yang sedang dalam proses, serta bertekad membantu mensukseskan 'Program Literasi" yang sedang digalakkan Pemdakab Sijunjung melalui Dinas terkait. Dan hal ini mendapatkan respon positif dari beberapa rekan yang dihubungi," lanjut Wati panjang lebar.



Agenda pertemuan kedua ini, selain memantapkan struktur Komunitas juga menyusun rencana guna mengikuti Ajang Lomba Esai " Story of Batang Kuantan River" yang digelar oleh Dinas Parpora Kabupaten Sijunjung. Lomba menulis yang mengangkat tema seputar kehidupan masyarakat di sekitar aliran sungai Batang Kuantan, termasuk budaya, alam serta peninggalan bersejarah baik benda atau tak benda.



"Kita disini semuanya sama-sama ber proses dalan hal penulisan. Dan LOMBA ESAI adalah hal baru yang belum pernah diikuti oleh satupun anggota Komunitas, makanya kami bertekad untuk belajar bersama guna persiapan mengikuti ajang ini," ucap Wati. 



"Nama Purnama diambil dari Filosofi "menerangi tanpa menyakiti" karena sinar purnama yang terang namun tidak terik seperti matahari, merupakan usulan dari Herman Go Parlemen yang di sepakati bersama. Oleh karena itu, kami meng undang seluruh masyarakat Sijunjung untuk bergabung dalam Komunitas Literasi Purnama, agar bisa bersama-sama menerangi Kabupaten Sijunjung dengan ilmu pengetahuan dan karya tulisan yang nantinya bisa menginspirasi serta memotivasi generasi mendatang," pungkas Wati. (TJP-Wati)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top