Lomba Kader Berprestasi, Ketua TP-PKK Yusrita: Posyandu Terus Memberikan Layanan Terbaik

0

Pariaman, CanangNews – Dalam rangka Penilaian Kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) Berprestasi tingkat Kabupaten Padang Pariaman, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK)  Yusrita (istri Suhatri Bur, bupati-red) memberikan kata sambutan sekaligus membuka kegiatan di Aula Saiyo Sakato Pariaman, Senin (18/4/22).


Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) H Hendri Satria AP MSi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Rudi Rahmad SE MM, Ketua TP-PKK Kecamatan, serta Kader Posyandu Terpilih Se-Kabupaten Padang Pariaman.



Ketua TP PKK Yusrita dalam kata sambutannya mengatakan, posyandu merupakan suatu program yang dijalankan dari, oleh dan untuk masyarakat, terutama dalam membantu masyarakat menyelenggarakan pembangunan kesehatan dan memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan untuk penurunan angka kematian ibu dan bayi


“Posyandu telah berperan penting dalam memperluas dan mendekatkan akses pelayanan Keluarga Berencana (KB) serta terbukti mampu menjalankan fungsi mengendalikan pertumbuhan penduduk dan memelihara kesehatan reproduksi,” ujar Yusrita.



Ketua TP-PKK pun menyatakan harapan agar posyandu beserta para kadernya dapat menjadi wadah mendorong ekonomi keluarga dengan tujuan agar nantinya masyarakat dapat dengan mudah memperoleh hak-hak dasarnya, khususnya hak mendapatkan pelayanan kesehatan.


Sebelumnya, Kepala DPMD Hendri Satria melaporkan, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Posyandu, bahwa  posyandu merupakan satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. 


Posyandu, lanjutnya, juga berperan penting dalam memperluas dan mendekatkan akses pelayanan keluarga berencana (KB) serta terbukti mampu menjalankan fungsi mengendalikan pertumbuhan penduduk dan memelihara kesehatan reproduksi. Posyandu juga diharapkan dapat menjadi wadah mendorong ekonomi keluarga, dengan tujuan agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh hak-hak dasarnya, khususnya hak mendapatkan pelayanan kesehatan.



"Kader posyandu merupakan anggota masyarakat yang bersedia dan mampu serta memiliki waktu untuk menyelenggarakan posyandu sehingga kader posyandu sangat penting sekali dalam berkoordinasi dengan petugas kesehatan dalam penyelenggaraan kegiatan posyandu setiap bulannya," ujar Hendri. 


 Ia menambahkan, posyandu menjadi perhatian pemerintah karena merupakan program yang dibuat untuk menanggulangi dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan kesehatan yang ada di tengah masyarakat mengenai pelayanan kesehatan dasar yang sulit ditemui oleh masyarakat. 


Dengan dikeluarkannya program posyandu ini pada tahun 1984 yang merupakan upaya nyata yang dilakukan pemerintah indonesia agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan dasar yang bertujuan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi yang termasuk kedalam lima kegiatan yaitu KIA, KB, imunisasi, gizi dan penanggulangan diare. 



"Semula kegiatan posyandu ini melayani masyarakat dengan sistim 5 langkah atau 5 meja. Namun, seiring berjalan waktu bahwa sehat belum dapat diwujudkan dengan sistem pelayanan di posyandu dengan 5 langkah. maka sesuai dengan tuntutan zaman perkembangan posyandu menuju ke arah kesempurnaan telah dikeluarkan Permendagri Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Pos Pelayanan Sosial Dasar Terpadu, posyandu meningkat dengan 7 kegiatan atau 7 langkah," papar Hendri. 


Jika dibandingkan dengan pelaksanaan sebelumnya hanya 5 langkah, katanya, sekarang menjadi 7 langkah dengan menambah 2 lagi yaitu percepatan penganekaragaman pangan dan peningkatan perekonomian keluarga. pada langkah ke enam dan ketujuh inilah posyandu memenuhi kesehatan dasar masyarakat.


Baca juga Tahukah Anda Makna Kegiatan Posyandu 7 Langkah?


Tentunya dalam pelaksanaan pelayanan yang memenuhi ini kader mempunyai tantangan dan pemberdayaannya di masa datang. Di masa pandemi covid-19 ini, kegiatan posyandu agak mengalami penurunan, seperti penurunan kinerja pelayanan dan aktivitas di seluruh posyandu, yang cukup berdampak terhadap pemerataan layanan kesehatan.



“Akan tetapi, dengan kondisi yang sudah mulai membaik saat ini, diharapkan kita kembali bersama bahu-membahu membenahi kembali posyandu dan dituntut agar pokjanal dari tingkat kabupaten sampai pokjanal kecamatan, nagari dan korong beserta kader mengembangkan inovasi agar tercapai semua target pelayanan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," urai Hendri,


Mengingat tingginya harapan pemerintah pada partisipasi kader , Hendri meminta perlu  adanya peningkatan kemampuan seorang kader dalam menjalankan tugasnya sebagai kader serta kinerja saat berada di lapangan serta meningkatkan pemberdayaan dimasyarakat.  


"Sebab, keberadaan kader posyandu  memiliki posisi strategis pada pencapaian peningkatan indek pembangunan manusia, oleh karena itu penguatan kader posyandu menjadi bagian penting dalam keberlangsungan dan kualitas layanan posyandu dilapangan termasuk peran posyandu dalam upaya percepatan penurunan stunting," katanya mengakhiri.  (Nurhayati Mila/Zakirman Tanjung)


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top