Cara Familiar Bupati Suhatri Bur Memotivasi Masyarakat

Catatan Zakirman Tanjung



BANYAK
cara yang dapat dilakukan kepala daerah untuk dekat dan memperoleh simpati masyarakat. Antara lain, menciptakan sistem dan tatanan pemerintahan yang memudahkan masyarakat dalam berurusan, membangun sarana dan prasarana hingga ke pelosok serta  melahirkan kebijakan yang memungkinkan masyarakat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan. 


Ketiga indikator itu terlihat sudah dan terus dilakukan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur SE MM (SB) semenjak dilantik Gubernur Sumatra Barat, 26 Februari 2021. Tanpa proses pemanasan, ia langsung tancap gas, bergerak dengan kemampuan maksimal. Dalam seratus hari pertama, SB membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, melakukan lobi dengan sejumlah menteri dan para pejabat penting kementerian. Tujuannya untuk memperoleh porsi anggaran untuk pembangunan daerah yang dia pimpin. 



Hasilnya nyata, dapat dilihat dan dirasakan masyarakat. Dalam setahun kepemimpinannya, banyak perubahan sarana dan prasarana vital yang sudah dibangun dan diperbaiki Bupati SB bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, baik berupa jalan dan jembatan, prasarana produksi pertanian, pasar dan usaha-usaha mikro, kecil dan menengah. Begitu juga sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan serta tempat ibadah. 


Saya (penulis) memang tidak begitu intens mengikuti kegiatan Bupati SB secara fisik - karena berbagai keterbatasan - sebagaimana pada masa Bupati Ir H Nasrul Syahrun (1994 - 1999) dan Bupati Drs H Muslim Kasim Ak MM (2000 - 2010). Namun, berkat perkembangan teknologi informasi, nyaris tak ada aktivitas Bupati SB yang tidak saya cermati. Ada kesan, SB memperoleh anugrah luar biasa dari Allah Yang Mahakuasa berupa kesehatan dan energi seperti tanpa batas. SB beraktivitas sebagai bupati nyaris 24 jam setiap hari tanpa mengenal libur alias tanggal merah. 



Beruntung saya diajak Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Rudi Rahmad SE MM mengikuti Tim Safari Ramadhan (TSR) Khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman yang dipimpin Bupati SB, Kamis (14/4/2022). Kegiatan berawal dengan buka puasa bersama dan shalat maghrib berjamaah di Mushalla SMPN 1 Enam Lingkung (SMPN Pakandangan) tempat saya belajar tahun 1983 - 1986. Kemudian menuju Masjid Darussalam Nagari Malai III Koto, Kecamatan Sungai Geringging.


Ada hal menakjubkan yang menakjubkan yang saya saksikan ketika Bupati SB berbicara di dalam masjid usai shalat berjamaah. Setelah mengajak jamaah bersyukur kepada Allah ﷻ dan bershalawat kepada Rasulullah ﷺ,.SB memperkenalkan satu persatu anggota tim yang menyertainya. Bukan hanya para pejabat tinggi seperti Sekdakab Rudy Repenaldi Rilis SSTP MM dan Asisten I Rudi Rahmad SE MM serta beberapa Kepala Perangkat Daerah, melainkan seluruh pejabat dan Kepala SMP & SD, termasuk wartawan peliput.


Saya sengaja merekam momen memperkenalkan anggota TSR Khusus ini dengan kamera video android. Ternyata durasinya lumayan lama, 16 menit! Selengkapnya dapat Anda simak melalui tayangan youtube berikut. 



Tidak sekadar memperkenalkan nama dan jabatan, kesempatan itu dimanfaatkan SB untuk mengonfirmasikan secara familiar tugas dan fungsi masing-masing pejabat dan kaitannya dengan masyarakat. Bahkan, SB dengan santun berdialog dengan kepala-kepala sekolah yang ia perkenalkan dan minta berdiri. 


Hal berikutnya yang tak kalah menakjubkan, Bupati SB hapal tanpa melihat teks program pembangunan yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan di Kecamatan Sungai Geringging dan   di Kecamatan (tetangganya) IV Koto Aur Malintang dengan menyebutkan secara detil nama pelosok, kampung atau korong. 


Ketika saya menoleh kepada Kepala Dinas Perhubungan Sutan Rifki Monrizal SH MSi dan menyatakan ketakjuban dimaksud,  Rifki pun menambahkan, Aciak (sapaan akrab SB) malah ingat dan nama-nama masyarakat yang pernah dikenalnya. 



Kesempatan itu sekaligus dimanfaatkan Bupati SB untuk memotivasi masyarakat dan para perantau agar terlibat dan berperan aktif dalam pembangunan. "Dengan peran aktif masyarakat dan para perantau, pemkab akan lebih cepat mewujudkan program-program pembangunan yang kita butuhkan," kata SB.  


Menjelang pamit, SB meminta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Zahirman S Sos MM bersama Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Taslim Leter SE Akt menyerahkan bantuan Pemkab Padang Pariaman berupa uang Rp5 juta plus paket lima Kitab Suci Al-Qur'an kepada pengurus masjid. 


Tidak berhenti sampai di situ, SB terlihat merogoh kantong celana. "Ini ada tambahan infak tunai Rp2,5 juta yang kami himpun dari seluruh anggota tim. Mohon diterima dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan atau memakmurkan masjid," pintanya. 



Dari Masjid Darussalam, SB mengarahkan tim menuju Surau Tanjung Alai, Kenagarian Kuranji Hulu, meski waktu sudah menunjukkan pukul 23.30 WIB. Di sini SB pun berdialog dengan jamaah serta menyerahkan bantuan kepada pengurus untuk pembangunan surau. (*)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama