Bupati Suhatri Bur Hadiri Peresmian Sekretariat PKDP Kota Padang

0

 


Padang, CanangNews - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kota Padang yang dinakhodai oleh Amril Amin, S.Ap sebagai Ketua dan Ronny, S.Sos sebagai Sekretaris, resmi memiliki Sekretariat yang representatif.


Gedung Sekretariat PKDP Kota Padang itu, diresmikan pemakaiannya oleh Walikota Pariaman Genius Umar didampingi Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur yang bersamaan dengan launching Lapau Piaman, pada Sabtu (12/2/2022) bertempat di Jl. S. Parman no. 236 i Ulak Karang Padang.


Terlihat hadir dalam acara peresmian itu, Ketua DPW PKDP Sumatera Barat Ramal Saleh, Ketua Wanhat DPW PKDP Sumbar Martias Mahyudin, Ketua Dewan Pembina PKDP Kota Padang Saharman Zanhar,  Asisten Administrasi Pembangunan Pemko. Pariaman Yaminurizal, Kepala Diskominfo Kota Pariaman Ferdi Herdian, Kepala DPPKB Kabupaten Padang Pariaman dr. Aspinuddin, Kabag Prokopim Anesa Satria, Akademisi DR. Asfar Tanjung, Ketua PKDP Indragiri Hilir Syamsir bersama rombongan, serta Ketua dan Pengurus DPC PKDP se Kota Padang.


Sebagaimana disampaikan Ketua Panitia, Ronny dalam laporannya. Bahwa Kepengurusan PKDP Kota Padang periode 2021 - 2026 telah dikukuhkan bulan Desember 2021 lalu melalui Surat Keputusan DPW PKDP no. 003/SK/DPW-PKDP/SB/XII-2021. Dengan demikian, pengurus tersebut harus memiliki kantor untuk bekerja dan melakukan aktifitas organisasi.


"Atas dasar kesepakatan niniak mamak dan urang Tuo PKDP Kota Padang serta masukan dari Ketua Dewan Pembina Saharman Zanhar, didapat kata sepakat. Bahwa Sekretariat DPD PKDP Kota Padang adalah sebuah bangunan Rumah Toko (Ruko) 3 lantai yang berlokasi di pertigaan wisma indah Ulak Karang Kota Padang", jelas Ronny.


Dikatakan, sekretariat PKDP akan dimanfaatkan sebagai tempat berhimpunnya urang Piaman di Kota Padang. Lantai 1, ruang utama full AC yang bisa dipakai untuk rapat dan pertemuan khusus bagi pengurus PKDP maupun anggota yang sudah dipesan sebelumnya. Lantai 2 digunakan sebagai Lapau Kampuang, disediakan meja untuk anggota PKDP yang hobi main Domino dan Koa sembari menikmati makanan dan minuman khas Piaman. Sementara di lantai 3, digunakan untuk Kantor PKDP Kota Padang dan ruang Rapat internal.


Senada dengan itu, Saharman Zanhar selaku owner Lapau Piaman mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu dan undangan. Terutama kepada bapak Walikota dan Bupati Padang Pariaman, yang telah meluangkan waktu untuk datang bersama rombongan di Lapau Piaman.


"Lapau Piaman merupakan inisiatif saya secara pribadi, untuk menghadirkan suasana Lapau yang ada Piaman terasa pula di sini Kota Padang. Dan fungsi Lapau di Piaman sangat strategis, karena disitu akan berkumpul tokoh dari berbagai kalangan dan profesi beragam. Mereka akan membahas situasi negara dan politik di Lapau dan menjelang subuh sudah didapat kesimpulan dari ota Lapau tadi", tutur Saharman.


Walikota Pariaman dalam sambutannya saat meresmikan Sekretariat PKDP Kota Padang, mengucapkan terima kasih kepada pengurus PKDP Kota Padang yang selalu bangga sebagai urang Piaman walaupun berada di Kota Padang.


Dia mengatakan, bahwa seiring berjalannya waktu dan terjadinya pengembangan Kota Padang. hampir 90% wilayah Kabupaten Padang Pariaman diserahkan kepada Pemerintah Kota Padang. Artinya, warga Piaman yang berdomisili di Kota Padang, wajib terlibat dalam setiap gerak pembangunan yang sedang berjalan di Kota Padang. Karena yang dibangun itu adalah tempat tinggal kita, tidak ada perpindahan domisili dan tempat tinggal. Yang ada hanyalah tanah leluhur, yang beralih status menjadi wilayah administrasi Kota Padang.


Walikota Genius Umar juga mengharapkan kepada anggota PKDP Kota Padang, untuk mendukung program strategis Pemerintah Kota Pariaman, yaitu program Satu Keluarga Satu Sarjana (SAGA SAJA) yang memang dibutuhkan oleh masyarakat.


"Alhamdulillah, sudah banyak anak-anak kita dari keluarga kurang mampu bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang umumnya berada di Kota Padang. Namun adik-adik mahasiswa yang kita biayai ini, sering terbentur dengan masalah tempat tinggal/kost yang biayanya cukup mahal.

Karena itu, kami berharap PKDP Kota Padang bisa membangun sebuah asrama mahasiswa yang sederhana dan layak. Nanti akan kita kerjasamakan dengan Pemerintah Kota dalam pengoperasian yang akan disinkronkan dengan program Saga Saja tersebut", ujar Genius Umar.


Bupati Suhatri Bur mengatakan bahwa Lapau Piaman adalah menunjukkan ciri khas urang Piaman, harus kita pertahankan dan dikembangkan dalam hal positif. Seperti fungsi Lapau sebagai wadah diskusi dan tempat berkumpulnya tokoh dari berbagai unsur dan latar belakang pendidikan yang berbeda. 


"Sebagai orang piaman, sudah bisa dipastikan dia suka duduk di Lapau. karena disamping fungsi Lapau di Piaman sebagai pusat informasi juga sebagai wadah berhimpunnya segala lapisan masyarakat. Mulai dari tukang ojek dan stokar sampai kepada saudagar emas dan pejabat politik, semuanya berkumpul di lapau. Fungsi ini yang mesti kita pertahankan sebagai budaya dan dapat menjadi ruang diskusi publik, untuk membicarakan berbagai masalah serta kemajuan kampung halaman dan rantau", ungkap Suhatri Bur.


Disamping itu, dengan kehadiran Lapau Piaman Bupati Suhatri Bur menghimbau kepada seluruh DPD PKDP yang ada di provinsi Sumatera Barat. Untuk membangun Lapau Piaman sebagai wadah berhimpunnya urang Piaman, dengan model dan versinya menyesuaikan kondisi masing-masing daerah.


"Yang penting, Lapau tersebut akan digunakan sarana berkumpul dan menyediakan kuliner khas Piaman. Dan Lapau Piaman juga akan menggambarkan identitas urang asli Piaman di daerah tersebut", tutup Suhatri Bur yang akrab disapa Aciak itu.


Usai peresmian Sekretariat PKDP, para tamu diajak menikmati nasi sek ala Lapau Piaman. Kuliner khas Piaman itu, ternyata dinikmati oleh semua tamu dan undangan. Terutama sala bulek dan sala lambuak serta gulai santan Kapalo lauak Situhuak yang ditemani dengan sayue Anyang jo Pucuak parancih.


Menurut Masuri Ibo selaku Manajer Operasional Lapau Piaman, menu yang tersedia di Lapau Piaman ada 3 sesion dengan tiga jenis kuliner. Pada sesion pertama, pukul 05 - 11 tersedia sarapan pagi seperti teh talue, kopi dan katupek lamak dengan berbagai macam gulai, pukul 11 - 16 disediakan nasi sek dan sala lauak ala Pasie Piaman. Kemudian, mulai pukul 16 - 24 pengunjung Lapau Piaman bisa menikmati sate, gado-gado, tahu kecap ala Piaman sambil bermain koa dan domino menjelang istirahat. (R/Z)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top