Dua orang Warga Subelen korban pompong Terbalik Ditemukan Dalam kondisi Meninggal Dunia.

 



Sikabaluan Canangnews
,Dua orang Warga subelen desa cimpungan kecamatan Siberut tengah telah ditemukan oleh rombongan kecamatan Siberut Utara dilokasi berbeda.


Ayah Keilak (50) korban pompong terbalik dipintu muara sikabaluan tiga hari yang lalu ditemukan dilokasi dimana enam orang yang juga ikut dalam tragedi tersebut . 


Korban berstatus ayah tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup oleh tim dari kecamatan Siberut Utara pada saat sedang melakukan pencarian dititik yang sama tepat pada pukul 09.00.WIB


"Tim kita menemukan jenazah korban pompong terbalik berstatus ayah  tepat ditengah pintu muara sikabaluan dalam kondisi telungkup" ungkap Oyon kepada Canangnews saat dimintai keterangan waktu spek boat merapat di tepian pantai Senin 20/12/21.


Dilanjutkannya melihat hal tersebut tim Basarnas menuju ketitik yang sama untuk melakukan evakuasi sementara anak korban belum ditemukan pada saat itu.


Oyon juga menuturkan bahwa dirinya kembali melakukan penelusuran jalur arus air laut berputar di areal yang diperkirakan sebelumnya.


"Usai menemukan mayat Keilak korban pompong terbalik tim langsung kembali melakukan penelusuran karena saat itu anak belum juga muncul dipermukaan.


Penemuan mayat  Gefani kata Oyon,berawal dari burung camar yang sedang bertengger dilokasi yang tidak begitu jauh dari lokasi mayat mengapung.


"Ada dua ekor burung camar yang hinggap di kayu sehingga timbul keyakinan akan adanya mayat selang beberapa 02.30 menit mayat  tampak tepat di areal belui yang tidak jauh dari dusun puran" ucapnya.


Melihat hal tersebut dirinya segera memberi isyarat bahwa mayat telah ditemukan supaya tim Basarnas lakukan evakuasi secepatnya.


Kegiatan tersebut juga dibantu oleh Sikerei untuk memanggil roh korban agar muncul kepermukaan.


Gefani (8) anak dari Keilak yang juga sebagai korban meninggal tersebut diantar langsung oleh Basarnas ke rumah keluarga di dusun subelen desa cimpungan kecamatan Siberut tengah.


Pewarta: Johan

Editor.   :. Han.Sam

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama