Suhatri Bur Optimis Padang Pariaman Berhasil pada Ajang KPP & IPP) Tahun 2021


Parik Malintang, CanangNews - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman diwakili oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mengikuti ajang Kompetisi Pelayanan Prima dan Inovasi Pelayanan Publik (KPP & IPP) Tahun 2021 yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Senin (5/7/2021). Penilaian kali ini adalah tahap kedua dari 5 (lima) tahapan penilaian yang dilakukan oleh tim penilai yang melibatkan akademisi. 


Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menghadiri langsung kegiatan penilaian dan memberikan dukungan pada tahap ini, di mana dilakukan wawancara mendalam secara virtual kepada Kepala Disdukcapil Muhammad Fadhly yang didampingi oleh Kepala Bagian Organisasi Setdakab. Padang Pariaman serta tim dari Disdukcapil.


Kepada Ketua Tim Penilai yang diketuai oleh Prof Dr Edi Safri, Bupati Suhatri Bur mengemukakan, komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sangat tinggi dalam mendukung pelayanan publik, tak terkecuali administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, baik melalui kebijakan maupun anggaran untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana. 



“Kami terus memberikan dukungan, baik dari segi kebijakan maupun anggaran kepada Disdukcapil yang pelayanannya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami juga terus mendorong Disdukcapil untuk melakukan inovasi-inovasi dan atas inovasi tersebut telah menghasilkan berbagai penghargaan di tingkat nasional," ujarnya. 


Di antara penghargaan yang diterima pada tahun ini adalah mempertahankan prestasi sebagai Role Model Pelayanan Publik dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refotmasi Birokrasi serta penghargaan Dukcapil Bisa dari Menteri Dalam Negeri yang menerima hadiah satu unit Anjungan Dukcapil Mandiri. "Hadiah itu kami tempatkan di Nagari Sicincin,” ulas Suhatri Bur.


Kepada wartawan, ia menyatakan optimis, Padang Pariaman berhasil pada ajang KPP & IPP) tahun 2021 ini



Sebelum diwawancara mendalam selama lebih kurang 2 (dua) jam, Muhammad Fadhly menyampaikan ekspos tentang profil unit kerja Disdukcapil yang mencakup visi, misi, motto, maklumat pelayanan, standar operasional prosedur (SOP), sistem pengelolaan pengaduan masyarakat, hasil survey kepuasan masyarakat dan standar pelayanan. 


Di samping itu, juga menjadi penilaian tentang sumber daya manusia pelaksana dan sarana prasarana pendukung pelayanan. Hal yang paling penting adalah tentang berbagai inovasi pelayanan: dijelaskan dengan detail disertai dengan dampak inovasi tersebut bagi masyarakat.


“Selain memiliki visi, misi dan motto yang kuat, kami juga melengkapi instrumen pelayanan dengan berbagai inovasi, termasuk menerapkan cara-cara baru untuk mengembangkan sumber daya manusia yang mendukung pelayanan. Berbagai pelatihan kita lakukan, tidak hanya pelatihan teknis tetapi juga diikuti dengan pelatihan-pelatihan untuk merubah mindset SDM seperti pelatihan ESQ dan revolusi memtal melalui perubahan pola pikir”, terang Fadhly. 


Ia menjelaskan, Disdukcapil juga melengkapi sarana-prasarana pelayanan dengan membangun fasilitas seperti ruang tunggu yang nyaman, ruang konsultasi dan pengaduan, kacamata baca, perpustakaan, sarana bermain anak, ruang laktasi, toilet yang nyaman dan fasilitas lainnya. Selain itu, sistem pelayanan berbasis teknologi juga dibangun dalam program Nagari Go Digital yang mendistribusikan antrian pelayanan dengan alih teknologi melalui pelayanan dalam genggaman.


Pada sesi wawancara yang berlangsung lebih kurang 2 jam, Kadisdukcapil menjelaskan berbagai proses perbaikan yang dilakukan selama ini di Dinas Dukcapil Padang Pariaman. Turut menjadi tim penilai pada kesempatan ini adalah Dr Ria Ariany, Sawir Pribadi, Dr Zikri Alhadi dan Rio Anthony. (*/ZT)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama