Tutup Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata, Bupati Agam : Ini Salah Satu Program Prioritas


Agam, -Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman tutup secara resmi pelatihan pengelolaan desa wisata, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Rabu (9/6).

Penutupan ini dihadiri Kepala Disparpora Agam, Syatria, Dinas Pertanian, Disperindagkop dan UKM, DPMN, DPKP dan lainnya.

Bupati ucapkan terimakasih kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan ini. Kegiatan yang digelar sejak 7-9 Juni 2021 itu, diikuti 40 orang pengelola desa wisata berasal dari 20 nagari di Kabupaten Agam.

“Kegiatan ini salah satu program prioritas kita dalam mengembangkan objek wisata, karena dalam mewujudkannya harus dengan pengelolaan yang baik,” ujarnya.

Kenapa tidak, Agam ini luas dan banyak potensi untuk dikembangkan jadi objek wisata, tentu juga harus disiapkan pengelolanya agar objek wisata dapat berkembang, yang nantinya mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Ketika objek wisata terkelola dengan baik, maka wisatawan akan berdatangan untuk berkunjung, sehingga ini bisa jadi potensi peningkatan ekonomi masyarakat ke depan,” sebutnya.

Ia menyadari, sejak Covid-19 mewabah objek wisata anjlok, bahkan jumlah wisatawan berkunjung menurun drastis. Belum lagi ketika penutupan objek wisata akibat mengganasnya Covid-19 ini.

Padahal, katanya, objek wisata salah satu sarana yang bisa mendorong masyarakat untuk bisa berjualan dalam meningkatkan perekonomian mereka.

Untuk itu, diharapkannya kepada peserta agar ilmu yang didapat selama pelatihan diaplikasikan dalam pengelolaan desa wisata di wilayah masing -masing, supaya objek wisata kembali menggeliat dan juga meningkatkan taraf hidup masyarakat ke depan.

Sementara itu, Kepala Diasparpora Agam, Syatria mengatakan, pelatihan ini digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan memotivasi pengelola desa wisata dalam rangka menggerakkan objek wisata di wilayahnya masing-masing.

Disisi lain, kegiatan yang digelar selama tiga hari itu juga untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan desa wisata di masa pandemi Covid-19.

“Di acara penutupan kita juga melakukan penandatangan nota kesepahaman untuk mendorong terwujudnya, terealisasinya dan operasional desa wisata pada 20 nagari yang jadi peserta pelatihan ini,” terangnya.

Penandatangan ini dilakukan Disparpora bersama OPD terkait seperti Dinas Pertanian, DPMN, Disperondagkop dan UKM, serta DPKP yang disaksikan oleh Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman. (AY)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama