Tampung Persoalan Dihadapi SMA/SMK dan SLB, Bupati Agam Bakal Berkoordinasi dengan Pemprov


 

Agam, -Bupati Agam, Dr H Andri Warman gelar audiensi bersama pengawas sekolah SMA/SMK dan SLB Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah I Provinsi Sumatera Barat, di Mess Pemkab Agam Belakang Balok, Kamis (15/4).

Kegiatan ini diikuti belasan pengawas sekolah dan juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Agam, Drs Isra.

Dalam audiensi ini, pengawas sekolah menyampaikan beberapa hal terkait kemajuan sekolah baik SMA, SMK maupun SLB sendiri. Namun, juga banyak harapan disampaikan kepada Bupati Agam terkait persoalan dihadapi di sekolah, pada umumnya persoalan dialami adalah kekurangan tenaga pendidik yang akan berpengaruh kepada mutu pendidikan.

Mirisnya, tenaga pendidik baik di SMA, SMK maupun SLB sekitar 50 persen statusnya honorer termasuk TU sekolah. Di samping itu, juga masalah sarana prasarana sekolah untuk menunjang pendidikan yang lebih baik.

Menanggapi hal itu, Bupati Agam, Dr Andri Warman menyampaikan, persoalan SDM yang dihadapi SMA/SMK dan SLB diyakininya juga dialami SMP sederajat, sehingga ini perlu diatasi dalam mewujudkan mutu pendidikan yang lebih baik ke depannya.

“Kita yakin persoalan ini bisa diatasi bersama-sama, tapi secara struktur SMA/SMK dan SLB berada dibawah kewenangan provinsi, sehingga Pemkab Agam tidak dapat berbuat banyak dalam mengatasinya,” ujarnya.

Dikatakannya, Pemkab Agam dalam hal ini hanya bisa mensupport bagaimana permasalahan ini dapat diatasi, pihaknya nanti akan coba berkoordinasi dengan Pemprov Sumbar bagaimana langkah untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Kita akan coba berkoordinasi apa yang bisa dikerjasamakan antara Pemkab Agam dengan Pemprov Sumbar dalam mengatasi persoalan di SMA/SMK dan SLB,” sebutnya.

Apalagi bupati yang akrab disapa AWR ini sangat konsen terhadap pendidikan, tapi dengan struktur kewenangan SMA/SMK dan SLB berada di provinsi, maka Pemkab Agam hanya dapat mensupport bagaimana persoalan ini dapat terselesaikan.

Tidak hanya bidang SDM saja, bupati AWR juga berkomitmen berikan beasiswa kepada anak yang pintar, berasal dari keluarga kurang mampu dan yatim atau piatu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Satu contoh, beberapa hari lalu seorang siswa di SMAN 1 Tilatang kamang, dia pintar, keluarganya kurang mampu dan juga piatu, secara langsung mendapatkan beasiswa,” terangnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama