Canangkan Pendataan Keluarga 2021, Bupati Suhatri Bur: Berikan Data Akurat

Lubuk Pandan, CanangNews - Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur beserta Istri - Yusrita - melakukan Pencanangan Pendataan Keluarga tahun 2021 di Kampung Guci, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kamis (1/4/2021).


Dalam kata sambutannya bupati mengatakan pendataan ini dilakukan  setiap lima tahun sekali untuk mendapatkan data keluarga yang akurat, valid, relevan, dan dapat dipertanggungawabkan melalui proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, penyimpanan, serta pemanfaatan data dan informasi kependudukan dan keluarga.  Kegiatan pendataan kependudukan yang hari ini dilaksanakan launching oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) hendaknya saling bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Badan Pusat Statistik (BPS).



“Pendataan keluarga menjadi sesuatu yang penting bagi pemerintah dalam menyediakan basis data keluarga untuk intervensi program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (bangga kencana) dan program pembangunan lainnya di Indonesia. Selain data keluarga juga menghasilkan data individu by name by address yang menjadi peta sasaran intervensi program yang dapat ditelusuri dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, nagari sampai dengan tingkat korong bahkan keluarga sebagai unit analisis terkecil. Hasil pendataan keluarga ini menjadi basis data untuk memonitor perkembangan program bangga kencana melalui sistem informasi keluarga (siga) yang mengintegrasikan data hasil pelayanan KB dan pembinaan kelompok-kelompok kegiatan yang dilakukan setiap bulan,” ujarnya.


Aciak, sapaan akrab Suhatri Bur menambahkan, selain untuk intervensi program bangga kencana, pendataan keluarga tahun 2021 memuat variabel-variabel untuk mengukur kebutuhan indikator kinerja utama (IKU) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) yang termuat dalam rencana pembangunan jangka jangka menengah nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, seperti indeks pembangunan keluarga (i-bangga) yang merupakan ukuran keberhasilan program pembangunan keluarga dalam mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat di suatu wilayah tertentu. 



Pendataan keluarga tahun 2021, ulas dia, dilaksanakan secara serentak pada tanggal 1 April - 31 Mei 2021 di seluruh wilayah Indonesia dan akan dilaksanakan oleh kader setempat yang terlatih dan dibantu Penyuluh Keluarga Berencana (PKB). Selain melakukan pendataan juga melakukan komunikasi, informasi dan edukasi serta penyuluhan program bangga kencana kepada keluarga di lingkungannya.


“Pendataan keluarga tahun 2021 diharapkan menghasilkan data yang akurat, valid, relevan dan dapat dipertanggungjawabkan melalui proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, penyimpanan serta pemanfaatan data dan informasi kependudukan dan keluarga. Dalam hal ini, saya menghimbau kepada seluruh perangkat daerah sampai ke nagari dan korong untuk ikut menyukseskan pendataan keluarga ini dan kepada masyarak agar dengan senang hati dan terbuka menjawab semua pertanyaan kader yang akan melakukan pendataan dari rumah ke rumah mulai 1 April s.d 30 Mei 2021,” katanya mengakhiri.



Sebelumnya  Kepala  DPPKB dr H Aspinudin melaporkan, data dan informasi kependudukan serta keluaga wajib digunakan pemerintah dan pemerintah daerah sebagai dasar penetapan kebijakan dan penyelenggaraan pembangunan.


“Pendataan ini mengukur tahapan keluarga sejahtera secara terbuka dimulai dari tingkat rumah tangga.  BKKBN Perwakilan Sumatra Barat sudah membagikan target pendataan keluarga. Kabupaten Padang Pariaman ditargetkan minimal 111.500 keluarga terdata pada pendataan keluarga tahun 2021. Pelaksana pendataan keluarga, yakni kader yang telah dilatih dalam orientasi kader terhadap pendataan keluarga yang berjumlah 764 orang tersebar di korong-korong pada 103 nagari dalam Kabupaten Padang Pariaman. Pendataan dimulai hari ini dari rumah kediaman bupati dan keluarga,” kata Dokter Jimmi, sapaan dr H Aspinuddin.



Pencanangan ini dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Padang Pariaman Mothia Aziz, Ketua TPP-PKK Yusrita, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah,7 Camat 2x11 Anam Lingkuang Syofrion SE MSi, Kepala Kantor Kementerian Agama Efi Mayardi SAg MAg dan walinagari se-Kecamatan 2x11 Anam Lingkuang. Sedangkan dari DPPKB hadir Sekretaris Dinas Yusra Zen S Sos MM, Kabid Pengendalian Penduduk Sri Nelis SKM, Kasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Nur Octavia Syamsul beserta staf, Staf Bagian Humas dan Protokol serta kader-kader pendata keluarga. (MFY/ZT)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama