Masyarakat Bengkalis Siap Menuju Perempuan Berdaya Keluarga Sejahtera


 

Bukittinggi, (Sumbar)-Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Penanggulangan anak(PPA) kabupaten Bengkalis provinsi Riau adakan kegiatan dan silaturahmi  berupa "Program peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera" yang merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan keluarga dengan meningkatkan peran perempuan didalam berbagai  sektor,diantaranya ekonomi dan UMKM, di Pondok Siti Rawiyah, Jalan Melati Tarok Dipo, Bukittinggi, Rabu (24/3/21).


"Kehadiran kita di Bukittinggi Sumatera Barat adalah dalam rangka lanjutan pemantapan dari pelatihan yang sudah dilaksanakan beberapa hari lalu di Bengkalis, Sejalan dengan visi misi Bupati Bengkalis untuk perempuan berdaya keluarga sejahtera," ungkap Yusnaini Kepala PPA Kabupaten Bengkalis, Riau.


Menurutnya, masyarakat Bukittinggi yang mayoritasnya pedagang,sebab masyarakat Bengkalis kurang familiar dalam berdagang maka itu perlu melihat bagaimana pengusaha sukses yang ada di Bukittinggi,seperti dalam kuliner dan makanan ringan,akan bisa memotivasi perempuan di kabupaten Bengkalis untuk lebih maju dan bergerak dibidang ekonomi,seperti kegiatan menjahit,kerajinan tangan,pedagang kuliner.


Kemudian sambung Yusnaini menitik beratkan kepada pola pikir,(mindset),cara berprediksi yang bagus, memotivasi semangat kerja yang bisa dicontoh dan diadopsi dari masyarakat Sumatera Barat khususnya Bukittinggi.

Salah satunya pusat oleh oleh "Ummi Aufa Hakim"  yang bergerak dibidang usaha kerupuk ubi Sanjai.


"Bagaimana kami bisa cermati kwalitas produknya,cara proses pembuatannya,packagingnya "Kalau itu memungkinkan nantinya bisa saja kita buat produk seperti itu di Bengkalis,"ulasnya.


Disampaikannya kaum perempuan Bengkalis ingin adanya perubahan yang sebelumnya tidak begitu berkembang menjadi lebih maju,termotivasi dan sukses kedepannya serta bisa menjadi entrepreneur.


Sementara itu Lukman Hakim pengusaha oleh oleh "Ummi Aufa Hakim"menjelaskan silaturahmi itu suatu program yang bermanfaat untuk pengembangan usaha dan kepada mereka yang baru memulainya dan perlu difasilitasi.


Melalui program dan pertemuan itu sebut nya lagi mereka punya kesempatan untuk belajar studi banding untuk menjadi batu loncatan agar lebih baik.


"Dengan adanya masa pandemi Covid-19 yang entah kapan berakhir tentu ada kondisi keterbatasan dan sangat berpengaruh dalam produksi dan pemasarannya,"Alhamdulillah kita berusaha mencari celah yang lebih menfokuskan dalam peningkatan omzet ,penjualan dengan cara Online,"pungkasnya.


Pada kunjungan rombongan yang terdiri dari 30 orang itu,juga diikuti oleh sekretaris Dinas pemberdayaan perempuan&anak Kabupaten Bengkalis,anggota DPRD kabupaten Bengkalis,juga melakukan kunjungan ke pusat usaha kuliner dan makanan ringan,salah satunya pusat oleh oleh "Ummi Aufa Hakim. (Nas).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama