Oknum Anggota DPRD Pasaman Meradang, Maki Personil Check Poin Agam

0

Agam, CanangNews -- Oknum  Anggota  DPRD Pasaman debgan inisial M dari partai Gerindra terkesan tidak mengahargai petugas Posko Siaga Covid-19 di masa PSBB saat melintas di perbatasan Agam - Pasaman, Selasa pagi (12/5/2020).

Kejadian berawal ketika petugas Posko Covid-19 memberhentikan kendaraan “M” jenis Mitsubishi Pajero saat melintas di depan posko dari arah Pasaman ke arah simpang gudang untuk melakukan check point. 

“Pada masa PSBB ini, seluruh kendaraan yang melintas wajib check point, selain pengukuran suhu tubuh, pengendara harus memakai masker,” ujar Kordinator Posko Covid-19 di Padang Sawah, Kecamatan Salareh Aia, Kabupaten Agam, Syafrizal SH. MH saat dikonfirmasi media ini melalui ponselnya.

Dikatakan Syafrizal, ketika petugas menanyakan masker, oknum “M” berdalih banyak alasan dengan mengatakan maskernya hilang, begitu juga sopirnya.

Dengan berat hati, akhirnya “M” turun untuk check point dengan mengukur suhu tubuh, dan petugas kembali menanyakan kenapa tidak pakai masker, dengan nada tidak bersahabat “M” menjawab, tidak ada corona, tidak takut dengan corona.

Diterangkan Syafrizal, melihat kejadian tersebut, saya sebagai kordinator datang memberi arahan kepada “M” tentang aturan di masa PSBB. Kalau melintas di masa PSBB, harus check pint dengan memeriksa suhu tubuh dan harus memakai masker.

“Saya tidak ada masker, jawab oknum “M” dengan nada keras” ungkap Syafrizal.

Lebih lanjut dijelaskan Syafrizal, sewaktu oknum “M” mau menjalankan mobilnya, dia mengeluarkan kata-kata kasar alias mempercarutkan petugas posko Covid-19 sambil menunjuk-nunjuk, sehingga masyarakat sekitar keluar untuk melihat kejadian itu.

Ketua LSM GARUDA-NI Dpw Sumbar, Bj. Rahmat ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, kita sangat menyayangkan kejadian seperti ini. Harusnya seorang Legislator mengetahui dan taat dengan aturan yang berlaku, apalagi di saat PSBB.

“Ini contoh yang tidak benar yang diperlihatkan oknum wakil rakyat, yang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat”, pungkasnya.

Dikakatakan Bj.Rahmad, kita mengharapkan Partai Gerindera menegur dan memberikan sanksi kepada kadernya yang memperlihatkan prilaku yang tidak baik ditengah masyarakat, karena Partai Gerindera merupakan Partai yang besar di NKRI. (Bj.R.)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top