Jembatan Ambruk – Kadishub Budi Utama: Pemerintah Sudah Antisipasi Sejak Lama

0

Kondisi Jembatan Sikabu Lubuk Alung setelah ambruk

 

LUBUK ALUNG, CanangNews Musibah ambruknya Jembatan Kayu Gadang atau yang lebih populer dengan sebutan Jembatan Sikabu Lubuk Alung, Senin (14/8/2017), tak hanya menyisakan kepiluan bagi para korban dan keluarganya, tetapi juga melahirkan banyak kecaman yang dilontarkan oleh banyak kalangan terhadap pemerintah.

 

Sebagaimana diberitakan tadi malam, jembatan yang sudah berusia tua itu disebutkan tidak lagi layak dilewati, terlebih oleh truk-truk pengangkut bahan galian golongan C (Pasir, batu, kerikil) dengan muatan over kapasitas 10 ton lebih --- http://www.canangnews.com/2017/08/ambruk-jembatan-sikabu-lubuk-alung.html.

 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Padang Pariaman Budi Utama SE MSi yang dikontak wartawan canangnews, Senin malam, menyebutkan, pemerintah sudah sejak lama mengantisipasi kemungkinan ambruknya jembatan tersebut. Antara lain dengan memasang rambu-rambu peringatan, bahwa jembatan itu hanya boleh dilewati oleh kendaraan dengan total tonase di bawah 5 ton.

 

“Kenyataannya, bukan hanya  tidak mengindahkan peringatan tersebut, melainkan malah menghilangkan rambu-rambu yang kami pasang,” cetus Budi Utama.

 

Foto Budi Utama.Kadishub Padang Pariaman Budi Utama SE MSi bersama isteri (foto dok)

 


Terkait dengan penimbunan lantai jembatan dengan pasir dan kerikil hingga sangat tebal dan berat, menurut Budi, pun sudah lama dilarang. Namun, larangan tinggal larangan, pengusaha galian C dan pengemudi truk angkutan sirtukil seperti tidak mau mempedulikan. (Ikh B / Zast) 

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top