Laporan Nur Octavia Syamsul


DUTA Generasi Berencana (GenRe) bersama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Padang Pariaman dr H Aspinuddin dan jajarannya melakukan kegiatan petualangan arung jeram (adventure rafting) mengarungi alur Sungai Batang Anai di Kecamatan 2x11 Kayutanam dan Kecamatan Lubuk Alung, Kamis (19/11/2020). Kegiatan ini dipandu oleh Aktivis Pariwisata Lingkungan Ritno Kurniawan dengan LA Rafting Team.


Kegiatan arung jeram ini merupakan salah satu kegiatan Duta GenRe Padang Pariaman yang bertujuan sebagai edukasi, olahraga dan petualangan serta rekreasi.


Sebelum terjun dan mengarungi arus sungai, kami makan siang dan shalat dzuhur dulu, kemudian briefing  guna menyimak arahan teknis yang dipaparkan oleh personal LA Rafting Team. Pada kesempatan itu, Kepala DPPKB dr H Aspinuddin mengingatkan, melalui kegiatan arung jeram ini agar remaja Padang Pariaman memiliki kecintaan kepada alam semesta serta mampu melestarikan lingkungan dan keindahan alam.


Beliau juga berpesan agar remaja Padang Pariaman memiliki semangat luar biasa, kepintaran, life skill serta tubuh yang sehat demi mewujudkan remaja berkualitas.


Selain Ketua I Forum Duta GenRe dan 19 anggotanya, sebanyak 17 aparatur DPPKB ikut berpetualang dalam kegiatan arung jeram Ini seperti Kepala DPPKB dr H Aspinuddin, Sekretaris DPPKB Yusra Zein, Ketua Dharma Wanita DPPKB Net Jimmi serta Kepala Seksi di Bidang Keluarga Sejahtera.


Kegiatan arung jeram dimulai dari Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayutanam, menuju Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, dengan jarak tempuh 4,5 kilometer. Setiap perahu karet yang disediakan LA Rafting Team berpenumpang maksimal empat orang plus seorang pemandu, masing-masing dengan seragam pelampung dan pendayung.


Etape pertama sejauh 2,5 kilometer, istirahat makan dengan hidangan yang diminta-sediakan oleh LA Rafting Team kepada penduduk Baru - Korong Rimbo Kalam, selanjutnya kembali ke sungai untuk melanjutkan etape kedua hingga finish sejauh 2 kilometer lagi sebelum Bendungan Anai.


Hal yang menarik perhatian penulis selama mengikuti petualangan arung jeram ini, LA Rafting Team  tidak hanya menyediakan pemandu pada masing-masing perahu, tetapi juga personal tim penyelamat – baik dengan perahu khusus maupun dengan cara mengikuti di kiri-kanan sungai. Jika ada peserta yang terjatuh dari perahu dan hanyut, tim penyelamat langsung bertindak cepat.


Tidak itu saja. Tak berapa setelah petualangan selesai, kami memperoleh kiriman foto dan video kegiatan arung jeram sebagai kenang-kenangan atau kami bahikan kepada keluarga dan teman-teman. (*)