Faperta Unand Gelar PM di Nagari Gaduik, Siap Jadikan Sentral Budidaya Aren di Sumbar


 

Agam,-Fakultas Pertanian (Faperta) Unand gelar pengabdiaan masyarakat (PM) di Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang. Salah satu program pengabdian masyarakat itu, menyerahkan bibit pohon aren yang dilanjutkan dengan penanaman perdana di kawasan pengembangan budidaya aren di Jorong PGRM, Nagari Gaduik, Sabtu,(21/11).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Walinagari Persiapan Gadut Barat dihadiri Camat Tilatang Kamang Ade Harlien, Kepala Dinas Pertanian Agam diwakili Emrizal, Sekretaris Distan Agam, Wali nagari Nagari Gadut, Wali Nagari Nagari Persiapan Gadut Barat, Kepala Jorong PGRM, UPT Pertanian, serta kelompok tani aren sungai paga Nagari Gadut.

Sementara rombongan Fakultas Pertanian Unand dipimpin Dekan Dr. Ir. Munzir Busniah, MS yang membawa lengkap beberapa orang dosen diantaranya, Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, MS Guru Besar Faperta, Dr. Ir. Indra Dwipa, MS- Ketua Jurusan BDP (Budidaya Pertanian) Faperta, Prof. Dr. Ir. Auzar Syarif, MS-Guru Besar Faperta, Prof. Dr. Ir. Aswaldi Anwar, MP -Guru Besar Faperta, Dr. Ir. Adrinal, MS Wakil Dekan III Faperta, Dr. Ir. Yaherwandi, MSiDosen HPT (Hama Penyakit Tanaman) Faperta, Dr. Juniarti, SP, MSc Dosen Ilmu Tanah Faperta, Dra. Netti Herawati, MSc – Dosen BDP Faperta, Dr. Armansyah, MP – Dosen BDP Faperta, Afrima Sari, SP, MP -Dosen BDP Faperta dan Silmi Yusri Rahmadani, SSi, MSi Dosen Biologi Unand.

Dalam sambutannya, Camat Tilatang Kamang, Ade Harlien menyampaikan ucapan terimakasih pada rombongan Unand, bahkan camat mengaku tidak menyangka, kegiatan itu dihadiri oleh sejumlah guru besar Faperta Unand.

Secara khusus Ade Harlien, berterimakasih atas bantuan bibit aren dari Fakultas Pertanian Unand sebanyak 634 batang yang akan di tanam di kawasan perkebunan aren sungai paga Gadut. Diharapkan ke depan, kawasan itu bisa menjadi lokasi agrowisata pohon aren sebagai salah satu obyek wisata, sehingga memberi multi manfaat untuk seluruh komponen masyarakat.

” Kami berharap, ke depannya kawasan perkebunan aren ini bisa menjadi pusat pengembangan dan budidaya aren di Sumbar, tentu saja dengan pembinaan dari Unand,” sebutnya.

Camat Tilatang Kamang itu, juga mengungkapkan beberapa inovasi yang sudah dilakukan dalam upaya mendorong pengembangan potensi pertanian di wilayah itu, diantaranya Inovasi Sedunia (satu pelayanan 2 batang bibit) yang merupakan jabaran gerakan Agam menyemai serta Tagline Rings Of Wonderful Tilatang Kamang.

Sementara Dekan Peperta Unand, Dr. Ir. Munzir Busniah,MS, dalam sambutannya berterimakasih atas respon Pemkab Agam beserta jajaran dan kelompok tani.

” Kami membawa lengkap dosen-dosen pembimbing, kami menginginkan program penanaman aren ini bisa betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya oleh kelompok tani, kami akan membantu pendampingan,” jelasnya.

Sementara menurut Prof. Dr.Ir.Aswaldi Anwar, MP, guru besar Unand yang menekuni spesialis aren, menyebutkan penanaman pohon aren ini, bisa menjadi pusat pengembangan budidaya aren di Sumbar, ”Untuk program ini kami akan melakukan pendampingan nantinya sampai berproduksi dan diharapkan ke depannya akan lahir varietes-varietes baru aren yang bisa kita unggulkan di Sumbar,” tegasnya.

Selain itu, ulasnya pohon aren ini merupakan potensi ekonomi yang cukup menjanjikan bagi masyarakat.

Sementara itu Emrizal, Sekretaris Dinas Pertanian Agam, menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan dari Fakultas Pertanian Unand, dan mengharapkan bibit yang diberikan ditanam dan dirawat masyarakat khususnya oleh kelompok tani.

Ditambahkannya, gerakan Agam menyemai hingga saat ini terus berjalan, dengan membagikan bibit kepada masyarakat untuk dimanfaatkan, dan dikembangkan.

Sedang, perwakilan kelompok tani Sungai Paga yang diwakili Syafrianto, meyakinkan bantuan bibit itu akan dirawat dan dijaga dengan pendampingan dari Unand. Syafrianto juga mengucapkan terimakasih kepada H. Andi Sahrandi selaku pembina kelompok petani aren yang selalu mensupport masyarakat dalam pengembangan beragam potensi pertanian yang dimiliki Tilatang Kamang. (BJR)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama