Subscribe Us

header ads

Pegawai Disdukcapil Swab Massal, Layanan Tatap Muka Tutup Sementara


Pariaman, CanangNews - Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Disdukcapil) Kabupaten Padang Pariaman melakukan swab massal untuk semua pegawai yang bekerja di kantor hari ini, Kamis (27/8/2020). Hal ini dilakukan karena meningkatnya kasus terkonfirmasi positif covid-19, baik di wilayah Kabupaten Padang Pariaman maupun Kota Pariaman.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman, Muhammad Fadhly menjelaskan, upaya ini dilakukan sebagai langkah antispatif karena drastisnya peningkatan kasus akhir-akhir ini. 

“Kami melakukan swab kepada semua pegawai karena banyaknya kontak yang terjadi dengan masyarakat saat pelayanan tatap muka. Walapun protokol kesehatan telah ditetapkan, ada saja pelanggaran terhadap protokol tersebut. Oleh karena itu, kami ingin meyakinkan kondisi sebenarnya dari staf Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman,” ujar Muhammad Fadhly.

Sehubungan dengan swab massal terhadap pegawai, Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman mengeluarkan kebijakan untuk menutup sementara pelayanan tatap muka yang selama ini dilakukan dengan porsi 15 persen; terdiri dari 10% pelayanan tatap muka di Kantor Disdukcapil dan 5% pelayanan tatap muka melalui kunjungan rumah pada layanan pengaduan bagi lansia dan disabilitas. 

“Selebihnya, 85% pelayanan kami dilakukan secara online oleh penduduk, baik melalui gadget sendiri maupun atas fasilitasi dari kantor walinagari. Yang kami tutup hanya pelayanan tatap muka karena kami ingin menunggu hasil swab keluar terlebih dahulu sehingga meyakinkan kami untuk tidak menyebarkan covid-19 dari cluster perkantoran,” jelas Muhammad Fadhly.

Jenis pelayanan tatap muka yang ditutup adalah pelayanan pengaduan tatap muka dan pelayanan perekaman data biometrik KTP-elektronik. Pelayanan tatap muka ini akan ditutup mulai Jumat 28 Agustus 2020 besok sampai dengan Senin 31 Agustus 2020 atau selama 2 hari kerja. 

"Meski demikian, pelayanan online tetap berjalan sebagaimana biasa dan didukung oleh operator yang bekerja dari rumah 24 jam sehari," katanya lagi. (R/ZT)

Posting Komentar

0 Komentar