Tuapeijat Canangnews,Penonaktifan BPBS Kesehatan ditahun 2020 sempat menjadi perbincangan masyarakat mentawai yang selama ini mengandalkan kartu tersebut dalam berobat Kerumah sakit Umum Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai maupun rujukan ke kota padang menjadi permasalahan  .

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Lahmuddin Siregar mengatakan Sebanyak tiga puluh enam Ribu Limaratus Tujuh puluh rupiah jumlah awal Pemilik kartu BPJS Kesehatan dikurangi lagi sebanyak  Dua puluh enam Ribu seratus tujuhpuluh rupiah Dan sisahnya sebanyak sepuluh Ribu rupiah yang bisa diakomodir ungkapnya kepada Canang Saat dimintai Keterangan di teras Kantor perijinan senin (20/1/20)

"Dua puluh enam ribuh rupiah banyaknya kartu BPJS yang di nonnaktifkan tahun Ini dengan alasan anggaran kosong sebab yang membiayai sebanyak itu sebelumnya adalah Biaya dari APBD sementara yang dari luar tetap aktif .

Lahmuddin juga menyampaikan kekawatirannya akan masyarakat yang terdesak pada Saat dirujuk kerumah sakit besar namun tidak diakui kartunya sebab ridak berfubgsi lagi sehingga Hal tersbut kembali memjadi persoalan yang Baru terhadap Dinas Kesehatan tambah Dia.

"Kita akan mengupayakan alternatif lain untuk kembali mengaktifkan kartu dari Tigapuluh enam Ribu sekian tersebut dengan cara mengaktifkan dari data base kesejahteraan dari dinas Sosial tersebut dibiayai dari anggaran APBN .

Lahmuddin kembali menambahkan bahwa usulan pengajuan anggaran Terkait pembayiayaan BPJ'S sudah Kita sampaikan sebelumnya namun karena Terkendala anggaran Maka kita mengambil kesimpulan untuk menonaktifkan sementara BPJS Kesehatan tersebut .

"Untuk anggaran Kita yang mengusulkan bahkan menambah untuk seluruh masyarakat supaya mendapatkan kartu tersebut kecuali pengusaha Dan Pegawai Negeri Sipil sebab mereka sudah bisa membiayai sendiri sementara yang penghasilannya cukupan tentu itu yang menjadi persoalan namun Kita tetap mengupayakan jalan keluarnya tutup Lahmuddin (JH)