Header Ads

jasa

Lima Kandidat Memperebutkan Kursi Jabatan Walinagari Koto Dalam Barat


Ketua Panitia Pilwana Koto Dalam Barat – Roni Okdiarto Skom

Padang Sago, CanangNews – Lima kandidat memperebutkan kursi jabatan Walinagari Koto Dalam Barat, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman. Nagari Koto Dalam Barat memiliki empat korong, masingmasing Batang Piaman, Tanjung Mutuih, Sungai Pua dan Buluh Apo.

Dari empat korong itu hanya dari Korong Buluh Apo yang tidak ada calon kandidat wali nagari tersebut. Adapun kandidat / calon yang sudah mendaftarkan diri adalah Indra Suhada, Suharto, (Sungai Pua), Bustama (Tanjung Mutuih), Jon Afriliadi AMa dan Yuyung Fahlovi (BatangPiaman).

Ketua Panitia Pemilihan Walinagari (Pilwana) Koto Dalam Barat – Roni Okdiarto SKom dalam penjelasannya kepada wartawan mengatakan, skedul pilwana dimulai masa pendaftaran, selanjutnya panitia melakukan pemeriksaan berkas dan kemudian penetapan calon, Kamis 1 Maret 2018.

Setelah penetapan calon, keesokan harinya akan diadakan pencabutan nomor urut, setelah itu juga akan dilaksanakan penyampaian visi dan misi calon yang disampaikan dalam Sidang Paripurna Badan Musyawarah (Bamus) Nagari, 4/4/2018, baru dilakukan pemilihan serentak se Kabupaten Padang Pariaman, 17 April 2018.

Lebih jauh dijelaskan Roni, Nagari Koto Dalam Barat merupakan nagari pemekaran dari Nagari Koto Dalam, daerahnya bisa disebut nagari terpencil, jauh dari ibu Kabupaten Padang Pariaman dan dari ibu Kecamatan Padang Sago, berjarak lebih kurang sekitar 6 kilometer dengan jalan yang bisa diewati dengan kendaraan roda dua.

Menurut Roni, sebagian besar kehidupan masyarakat Nagari Koto Dalam bergerak dibidang perkebunan dan pertanian, hanya sebagian kecil yang bergerak dibidang usaha lainnya, apalagi yang menjadi PNS hanya bisa dihitung dengan jari.

Alhamdulillah, kini sudah ada yang menjadi anggota DPRD Padang Pariaman yang akan berakhir pada Tahun 2019 mendatang, “ ujar Roni.

Lebih jauh disampaikan Roni, kepada masyarakat Nagari Koto Dalam Barat yang bakal ikut memberikan hak pilihnya, supaya bisa memilih calon yang terbaik dari yang baik. “Kinilah kesempatan untuk menentukan pilihan pemimpin nagari 6 tahun ke depan,” tukuk sumano Batu Kalang ini sambil mengubar senyumnya. (ATM / ZT)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Maliketh. Diberdayakan oleh Blogger.