Header Ads

jasa

TC Lanjutan dan Ujian Kombinasi Mahatma Diikuti 98 Peserta

Peserta TC dan Ujian Kombinasi Mahatma

Tanah Datar, CanangNews – Pembina sekaligus Guru Besar Olahraga Maju Sehat Bersama (Mahatma) Indonesia, KH Dr Ahmad Riva’i MBA mengatakan, untuk mencari ridha Allah Subhannahu Wa Ta’ala atau kasih sayang Allah itu harus dimulai dari kasih sayang ibu. Islam mengajarkan kepada kita supaya berbaik dan berbakti selalu kepada ibu.

Hal itu disampaikan Ahmad Riva’i pada acara Training Centre (TC) atau pemusatan latihan lanjutan dan ujian kombinasi Olahraga Mahatma di Nagari Koto Laweh, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (17/9/2017) siang.

Dikatakannya, berbakti dan berbuat baik kepada ibu itu dijelaskan dalam Al-Qur’an, batasnya tidak boleh berkata “ah” , karena kata-kata ah tersebut membuat sakit hati ibu. Artinya, anak harus menuruti perintah ibu, jangan ada kata tidak atau nanti dulu, kapan dia menyuruh saat itu juga wajib dikerjakan.

“Begitu mulia dan tingginya derajat ibu, sebagai seorang anak kita wajib untuk berbakti dan berbuat baik kepada ibu, kalau kita ingin mendapatkan ridha Allah Yang Mahaagung. Sebab, keduanya itu saling terkait dan berhubungan,” ujar Ahmad Riva’i.

Lebih jauh dia mengemukakan, ibu juga merupaka guru bagi anaknya. Artinya, murid diwajibkan untuk menghormati dan memuliakan guru. Amal ibadah yang paling utama dan terutama itu memuliakan ibu dan menghormati guru. Akan sia-sia amal ibadah lain kalau sebagai anak durhaka sama ibu dan murka kepada guru.

Menurut Pembina Mahatma Indonesia Ahmad Riva’i, tujuan akhir dari Olahraga Mahatma supaya sehat jasmani, sehat rohani, sehat silaturahmi dan sehat ekonomi adalah mencari Kasih Sayang Allah Subhannahu Wa Ta’ala. Kalau Allah sudah sayang kepada kita, baru akan dirasakan kehidupan bahagia di dunia dan bahagia di akhrat.

“Sebagaimana yang selalu kita mohonkan setiap hari dalam do’a, mohon bahagia di dunia dan bahagia di akhirat,” ujar guru yang suka senyum ini.

Sementara itu Asisten Guru Besar (Agub) Mahatma Indonesia Dr H Dasril MAg dalam pencerahannya mengatakan, Olahraga Mahatma merupakan media untuk mengajak orang lain supaya sehat jasmani, rohani, silaturahmi dan ekonomi dengan cara mengolah energi yang ada pada diri kita masing-masing.

Nama Mahatma, kata dia, bukanlah berasal dari bahasa Sansekerta atau India, tetapi merupakan singkatan dari kata Maju Sehat Bersama. Sesuai namanya, Mahatma bertujuan mengajak seluruh masyarakat menjadi sehat. Untuk itu Mahatma mengajarkan tiga kekuatan > kekuatan jurus, kekuatan nafas dan kekuatan dzikir kepada Allah Subhannahu Wa Ta’ala.


Sebelumnya dilaporkan kepada Pembina Mahatma, peserta TC lanjutan dan ujian kombinasi berasal dari beberapa cabang seperti dari Jambi, Riau dan Sumbar yang berjumlah 98 orang. Lama kegiatan dilaksanakan 2 hari, Sabtu, Minggu (16,17/9/2017). Beberapa senior yang ikut mendamping Asgub Dasril dalam melaksanakan kegiatan itu antara lain Dewan Pelatih Johan Riva’i, Edi Warsyah, Susi dan Nelmawati.  (ATM)         

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Maliketh. Diberdayakan oleh Blogger.