Pemko Bukittinggi Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 3.619 Siswa

0
Wako didampingi Bukittinggi serahkan bantuan secara simbolis kepada siswa SD dan SMP. (**)



Bukittinggi, Canangnews — Pemerintah Kota Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat. Wali Kota Bukittinggi bersama Wakil Wali Kota dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara simbolis menyerahkan bantuan perlengkapan murid baru tahun 2026 kepada siswa SD dan SMP negeri maupun swasta.


Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu (7/10/2026).


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman, mengatakan bantuan perlengkapan murid baru merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah dalam mewujudkan misi Pendidikan Gemilang.


Program tersebut menyasar seluruh siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik yang bersekolah di satuan pendidikan negeri maupun swasta di Kota Bukittinggi. Pada tahun 2026, sebanyak 3.619 siswa menjadi penerima bantuan dengan total anggaran sekitar Rp3,5 miliar.


"Untuk sekolah negeri, penerima bantuan terdiri dari 1.275 siswa SD dan 1.513 siswa SMP. Sementara untuk sekolah swasta, terdiri dari 571 siswa SD dan 260 siswa SMP," jelas Albertiusman.


Ia menyebutkan, bantuan yang disalurkan berupa sejumlah kebutuhan utama siswa untuk menunjang kegiatan belajar, di antaranya seragam sekolah, sepatu dan kaos kaki, serta tas sekolah.


Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan program bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan siswa dan orang tua, khususnya saat memasuki tahun ajaran baru.


Menurutnya, program bantuan perlengkapan murid baru telah memasuki tahun kedua pelaksanaan dan akan terus dilanjutkan selama dirinya menjabat sebagai Wali Kota Bukittinggi.


"Sepanjang saya menjadi Wali Kota, program ini akan terus kita lanjutkan. Tujuannya membantu orang tua memenuhi kebutuhan anak pada setiap tahun ajaran baru," ujarnya.


Ramlan menekankan, bantuan tersebut diberikan secara merata kepada siswa sekolah negeri maupun swasta. Menurutnya, seluruh peserta didik memiliki hak untuk mendapatkan dukungan pemerintah dalam menunjang proses pendidikan.


"Program ini diberikan tidak hanya kepada sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta di Kota Bukittinggi," katanya.


Lebih lanjut, Ramlan menjelaskan bahwa penyaluran bantuan untuk sekolah swasta tahun ini mengalami sedikit keterlambatan. Hal tersebut disebabkan adanya perbedaan jenis dan warna perlengkapan atau pakaian sekolah yang digunakan oleh masing-masing sekolah swasta.


Dari total anggaran sekitar Rp3,5 miliar yang disiapkan pemerintah daerah, sekitar Rp1,3 miliar dialokasikan untuk siswa sekolah swasta.


Pemko Bukittinggi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua sekaligus memastikan setiap siswa dapat memulai kegiatan pembelajaran dengan perlengkapan sekolah yang memadai.

(KH/**)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top