Solok. CanangNews - Sebanyak 500 personel gabungan dari Satuan Brimob Polda Sumbar, Direktorat Samapta Polda Sumbar, dan Polres Solok dikerahkan untuk melaksanakan pembersihan massal sisa material banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026).
Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, didampingi Dirsamapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas serta Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini, beserta jajaran pejabat Polres Solok. Fokus pembersihan dibagi ke dalam tiga titik utama guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
Selain terus melanjutkan proses pencarian warga yang masih dilaporkan terseret arus, personel gabungan bahu-membahu membersihkan lumpur dan material kayu dari rumah-rumah warga, kawasan perkantoran Bupati Solok, serta akses jalan utama yang tertimbun luapan material demi memulihkan aktivitas masyarakat. Komitmen jajaran kepolisian dalam membantu pemulihan pascabencana ini disampaikan langsung oleh para pimpinan di lapangan.
Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, mengungkapkan bahwa kehadiran personelnya bersama jajaran Samapta dan Polres Solok merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Menurutnya, fokus utama aparat tidak hanya pada misi pencarian korban yang belum ditemukan, tetapi juga mempercepat evakuasi material berat agar infrastruktur publik dan rumah warga bisa segera fungsional kembali.
Senada dengan hal tersebut, Dirsamapta Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menyatakan pihaknya mengerahkan kekuatan penuh dari unsur Samapta untuk membantu penyisiran dan pembersihan di titik-titik krusial, termasuk area perkantoran bupati dan jalur mobilitas warga. Ia berharap aksi gotong royong ini dapat meringankan beban masyarakat Kabupaten Solok.
Sementara itu, Kapolres Solok, AKBP Rini Anggraini, menambahkan bahwa pembagian tiga titik fokus pembersihan dinilai sangat efektif untuk memaksimalkan personel yang ada. Pihaknya mengapresiasi sinergi luar biasa dari Polda Sumbar dalam membersihkan sisa material di pemukiman warga dan jalan umum agar aktivitas masyarakat serta roda pemerintahan dapat segera bangkit kembali.
Kegiatan pembersihan akan terus berlangsung dengan melibatkan peralatan manual maupun pendukung lainnya, diiringi upaya pencarian lanjutan terhadap korban yang belum ditemukan.(*)
