5 Tahun Terkatung-katung, Bupati Hendrajoni Lanjutkan Pembangunan Pasar Surantih Rp6,1 Miliar

Canang Pessel
0



SUTERA, PESISIR SELATAN — Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan lanjutan Pasar Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (10/9/2026).


Pembangunan lanjutan Pasar Surantih tersebut menggunakan anggaran APBD Kabupaten Pesisir Selatan sebesar Rp6,1 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).


Pembangunan pasar ini kembali dilanjutkan setelah sempat tertunda dan terkatung-katung selama kurang lebih lima tahun.


Bupati Hendrajoni mengatakan, pasar memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat, terutama bagi pedagang dan pelaku usaha yang menggantungkan aktivitas ekonominya di pasar.


“Pasar merupakan jantung perekonomian masyarakat,” ujar Hendrajoni.


Menurutnya, revitalisasi Pasar Surantih diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat berbelanja maupun bagi pedagang dalam menjalankan aktivitas perdagangan.


“Dengan revitalisasi pasar Surantih ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, karena pengunjung akan lebih nyaman,” katanya.


Hendrajoni berharap setelah pembangunan selesai, Pasar Surantih dapat menjadi salah satu pasar terbaik di Kabupaten Pesisir Selatan.


“Nantinya akan menjadi salah satu pasar terbaik di Pesisir Selatan,” ujar dia.


Ia juga meminta para pedagang dan masyarakat setempat ikut menjaga serta merawat fasilitas pasar setelah pembangunan selesai agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.


Sementara itu, tokoh masyarakat Surantih, Jamalus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni atas komitmennya melanjutkan pembangunan Pasar Surantih.


“Atas nama masyarakat Surantih, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Hendrajoni atas komitmennya untuk masyarakat Surantih,” kata Jamalus.


Menurut Jamalus, masyarakat sangat bersyukur karena pembangunan pasar yang selama lima tahun tidak jelas dan terkatung-katung akhirnya kembali dilanjutkan oleh pemerintah daerah.


“Masyarakat sangat bersyukur akhirnya pembangunan pasar ini dilanjutkan, karena sudah lima tahun tidak jelas dan terkatung-katung,” ujarnya.


Jamalus juga memastikan persoalan status lahan Pasar Surantih telah diselesaikan dan tidak lagi menjadi persoalan dalam kelanjutan pembangunan.


“Status tanah tersebut sudah clean and clear,” tegas Jamalus.


Dengan dimulainya kembali pembangunan tersebut, masyarakat berharap Pasar Surantih dapat segera memiliki fasilitas yang lebih baik dan nyaman, sekaligus menjadi pusat aktivitas perdagangan yang mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Kecamatan Sutera dan sekitarnya.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top