Wako Bukittinggi Serahkan Remisi Bagi 377 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Dalam HUT ke-81 RI

0

 

Penyerahan remisi dilakukan Sako Ramlan Nurmatias, disakdikan Kalapas II A, Nanang Rukmana (N)


Bukittinggi, Canangnews - Sebanyak 377 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi menerima remisi dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Dari jumlah tersebut, empat warga binaan langsung dinyatakan bebas.


Remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Besaran remisi yang diterima bervariasi, mulai dari satu hingga enam bulan. Pemberian remisi disesuaikan dengan masa pidana yang telah dijalani serta penilaian terhadap perilaku dan keikutsertaan warga binaan dalam program pembinaan.


Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi Nanang Rukmana mengatakan, pemberian remisi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus menjaga perilaku dan mengikuti program pembinaan.


"Yang dapat remisi ada pidana umum dan narkotika. Kami telah membina dengan baik para napi. Setelah bebas murni diserahkan ke keluarga mereka. Kita mengharapkan masyarakat untuk berperan aktif menerima mereka," ujar Nanang.


Di sisi lain, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan pemerintah kota terus menjalin kerja sama dengan Lapas Kelas IIA Bukittinggi. Salah satunya melalui kunjungan setiap tahun usai pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus.


Ramlan juga menyoroti masih banyaknya warga binaan yang tersangkut kasus narkotika. Menurutnya, upaya pencegahan narkoba tidak bisa hanya dilakukan pemerintah dan kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.


"Sebagai kota persinggahan dan pariwisata, Bukittinggi cukup rawan bagi kita. Kita tidak ingin nantinya merusak generasi kita pada pengaruh pergaulan serta hal-hal negatif," katanya.


Ia berharap masyarakat, termasuk kalangan wartawan, ikut berperan dalam mengantisipasi persoalan narkoba sehingga dapat membantu menyelamatkan generasi muda.


"Bagaimana para napi setelah dilakukan pembinaan di lembaga pemasyarakatan ini ke depan bisa diterima kembali di tengah masyarakat dengan tangan terbuka," tuturnya.


(KH)

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top