638 Peserta Diwisuda, Sekolah Keluarga Gemilang Bukittinggi Jadi Upaya Tekan Perceraian dan KDRT

0

Wako Ramlan Nurmatias bersama istri yang juga ketua TP PKK Bukittinggi (**)



Bukittinggi, Canangnews--Pemerintah Kota Bukittinggi mewisuda 638 peserta Program Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026 di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (21/7). Para peserta berasal dari tiga kecamatan dan dinyatakan lulus setelah mengikuti rangkaian pembelajaran yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB).


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi kehidupan masyarakat.


Menurutnya, berbagai persoalan sosial seperti tingginya angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga melemahnya fungsi keluarga perlu diantisipasi melalui edukasi dan penguatan kapasitas keluarga.


"Ketahanan keluarga tidak cukup hanya mengandalkan naluri, tetapi juga harus dibangun dengan ilmu dan pembelajaran yang berkelanjutan," kata Ramlan.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bukittinggi akan terus melanjutkan Program Sekolah Keluarga Gemilang setiap tahun. Para lulusan diharapkan menjadi pelopor dalam membangun keluarga yang harmonis serta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing.


Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Yesi Ramlan Nurmatias, menjelaskan bahwa Sekolah Keluarga Gemilang pertama kali digagas pada 2018 sebagai respons terhadap berbagai persoalan sosial yang berakar pada melemahnya fungsi keluarga.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu inovasi daerah untuk membangun ketahanan keluarga melalui pendidikan masyarakat.


Sementara itu, Kepala DP3APPKB Kota Bukittinggi, Susi Yanti, menyebutkan sebanyak 720 orang mendaftar pada pelaksanaan tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 699 peserta mengikuti pembelajaran selama 15 kali pertemuan dan 638 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk diwisuda.


Rinciannya, 203 peserta berasal dari Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, 193 peserta dari Kecamatan Guguk Panjang, dan 242 peserta dari Kecamatan Mandiangin Koto Selayan. Dari seluruh wisudawan, delapan orang merupakan peserta laki-laki.


Pemerintah Kota Bukittinggi berharap para lulusan Sekolah Keluarga Gemilang dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, harmonis, dan mampu mencegah berbagai persoalan sosial.

(KH)
Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top