![]() |
| Wako Bukittinggi kunjungi pedagang pasar bawah (**) |
BUKITTINGGI, Canangnews – Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Zulhamdi Nova Chandra Zoebir, unsur Forkopimda, niniak mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, dan jajaran Dinas Perdagangan mengunjungi Pasar Bawah, Senin (22/6).
Kunjungan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang itu disambut pengurus Pedagang Pasar Bawah Bersatu (PPBB), para pedagang, dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Ramlan menegaskan pentingnya menjaga identitas dan sejarah Kota Bukittinggi. Menurutnya, kota itu memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa yang perlu terus dikenang dan diperjuangkan.
“Dulu pemerintah sempat menganggap Bukittinggi sebagai daerah pemberontakan. Padahal sejarah kota ini jauh lebih besar dari itu. Bukittinggi memiliki peran penting dalam perjuangan bangsa. Karena itu, saya berencana menghadap Presiden agar Bukittinggi ditetapkan sebagai Kota Perjuangan,” kata Ramlan di hadapan para pedagang.
Ramlan menjelaskan, penguatan nilai sejarah dan budaya harus berjalan beriringan dengan penataan kawasan kota, termasuk pasar-pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menargetkan seluruh pasar di Bukittinggi dapat tampil lebih tertib, bersih, dan nyaman pada tahun ini. Sejumlah program penataan juga tengah disiapkan, seperti relokasi Blok Nasi Kapau ke kawasan Gloria dan penataan Pasar Lereng.
“Pasar yang tertib dan bersih akan mengangkat marwah kota. Identitas Bukittinggi tidak boleh hilang di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Zulhamdi Nova Chandra Zoebir mengapresiasi langkah swadaya yang dilakukan para pedagang dalam menata kawasan Pasar Bawah.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan daya tarik kawasan perdagangan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif para pedagang yang secara swadaya membangun tiga titik gerbang ucapan selamat datang. Kehadiran gerbang tersebut membuat kawasan pasar menjadi lebih tertata dan menarik bagi pengunjung,” kata Zulhamdi.
Diketahui, Pasar Bawah merupakan salah satu pusat perdagangan tertua di Bukittinggi yang telah berdiri sejak 1858. Kawasan ini menjadi bagian penting dari sejarah ekonomi dan budaya Minangkabau serta masih menjadi salah satu denyut perekonomian masyarakat hingga saat ini.
(KH)

