CanangNews. Pariaman--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pariaman mulai berpacu dengan waktu untuk menyiapkan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026, di tengah keterbatasan anggaran dan belum matangnya kepastian administratif.
Dalam
rapat koordinasi yang digelar Jumat ( 24/04/2026 ) di Kantor KONI Desa Pauh Barat,
Ketua KONI Kota Pariaman, Edison TRD, SH, MH, mengatakan hingga kini
baru 17 cabang olahraga (cabor) yang menyerahkan data atlet sebagai
bagian dari tahapan awal persiapan.
“Kami
meminta seluruh cabor segera mendaftarkan atlet yang akan
diikutsertakan. Ini penting agar kerangka perencanaan, termasuk
kebutuhan anggaran, bisa segera disusun,” kata Edison.
Porprov
Sumbar 2026, yang semula dijadwalkan berlangsung pada Juli, telah
diundur menjadi Oktober berdasarkan kesepakatan seluruh kepala daerah di
Sumatera Barat. Penundaan ini, menurut Edison, memberi sedikit ruang,
namun tidak cukup untuk menutup persoalan mendasar terkait pembiayaan.
Ia
menegaskan bahwa Porprov merupakan agenda terencana yang semestinya
disiapkan jauh hari, termasuk dalam aspek penganggaran melalui Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam praktiknya, penganggaran
kegiatan olahraga daerah harus mengikuti siklus resmi perencanaan
keuangan daerah, mulai dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah
(RKPD), Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran
Sementara (PPAS), hingga pembahasan dan persetujuan bersama DPRD sebelum
ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
“Karena
sumber pembiayaan berasal dari APBD, maka diperlukan sinergi dengan DPRD
dan penyesuaian dengan postur keuangan daerah. Tidak bisa serta-merta.
Jika ada anggarannya pada Oktober maka kita mendaftarkan diri sebagai
peserta,” ujarnya.
