CanangNews Pariaman ---Anak Tabuik Subarang terbentuk sebagai salah satu dari dua kelompok utama pelaksana tradisi festival Tabuik di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Kelompok ini mewakili wilayah Subarang (seberang), berbeda dengan Tabuik Pasa yang mewakili wilayah Pasar.
Rapat anak Tabuik subarang ini di prakasai oleh KAN V Koto Aia Pampan. Dengan mengundang anak nagari dalan wilayah V Koto Aia Pampan, yang selenggarakan pad Kantor KAN Nagari, Lingkungan Gedung Nasinal Jawi Jawi I Pariaman Tengah , Rabu.( 15/4/2026 )
Dalam musyawarah anak Nagari yang dipimpin langsung oleh Tokoh Nagari, “ Aciak Yasrul Ilyas, untuk memilih Pimpinan atau Ketua Tabuik Subarang, secara bersama sama menyepakati dan meminta kepada Ketua Tabuik yang periode tahun lalu untuk kembali lagi mempimpin Tabuik Subarang pada tahun 2026 ini. Ketua Tabuik Subarang tertuju kepada salah satu Tokoh Tabuik Subarang “ Husni Tamrin”.
“ Saya mau saja mengemban amanah ini, tapi kalau bisa ada re-generasi, yang akan melanjutkan. Tapi apa lah dikata, belum saya berkata kata, , anak nagari sudah duluan bersepekat untuk menentukan ketua tabuik subarang ini, ujar, “ Husni Tamrin dikenal dengan Tonton.
Ini amanah berat bagi saya, dalam mengemban Tabuik Subarang pada tahun ini, dikarenakan ada 3 tokoh Tabuik subarang ini yang selalu saya minta saran pendapat, ini sudah duluan meninggalkan kita semua. Ke 3 orang ini kalau ada yang salah dan timpang dalam penyelenggarakan pesta budaya ini, beliaulah yang dulu menyampaikan kepada saya, Dan orang orangnya, Syofyan Mursid ( Tuo Tabuik ), Yon Hendri dan Auang, ungkap nya.
“ Yasrul Ilyas yang di sapa Aciak ( Tuo Tabuik Subarang ) mengatakan, “ Pesona Tabuik merupakan acara budaya yang sangat dinantikan oleh masyarakat Pariaman dan sekitarnya. Festival ini menggabungkan berbagai elemen tradisi dan seni budaya yang mencerminkan kekayaan budaya Kota Pariaman, khususnya tradisi tabuik, Acara ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal tetapi juga menjadi daya tarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.”
Masyarakat Pariaman diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Pesona Tabuik 2026. Partisipasi bisa dalam bentuk keikutsertaan dalam berbagain kegiatan budaya, serta mendukung promosi acara ini melalui media sosial. Jadi dengan Semangat gotong royong dan kebersamaan adalah kunci dari keberhasilan Pesona Tabuik. Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya kita ," tutupnya..
