Unggan : Ujung Nagari Nan Nyaman.

Luar biasa alamnya, lukisan Tuhan di Unggan.


Sijunjung, Canangnews.com-Rabu, 05/03/23 kunjungan kedua saya menelusuri kampung nan indah ini, memenuhi permintaan Wali Nagari Unggan bapak Sisyoni Gusmanto. Kali ini saya diminta beliau ikut Tim Turba Nagari Unggan ke Unggan Bukit, Nagari Unggan penghujung.


Saya berangkat dari rumah menuju Unggan jam 5 sore, dalam perjalanan saya berhenti sejenak disatu tempat di sana banyak anak-anak unggan duduk di atas kendaraannya sepertinya mereka sedang menunggu waktu berbuka di sekitar mereka terdapat pemandangan yang indah.


Melihat pemandangan di sekitar mereka saya tetarik dan menghentikan kendaraan, izin mengambil foto ya dik ucap saya, dengan ramah mereka menjawab silahkan pak. Saya keluarkan android kemudian saya abadikan beberapa foto dan foto bersama dengan mereka.


Anak-anak Unggan menunggu waktu berbuka di tepi sawah.


Ini bagus pemandangannya ya dik? iya pak katanya, apa nama sawah ini dik? sawah Nongah katanya, yang lain menjawab sawah durian tapak gajah katanya, di bawah ini dulu ada pohon durian besar ucapnya sekarang hanya tinggal tunggulnya saja pak.


Setelah mengambil dokumentasi saya meninggalkan mereka dan melanjutkan perjalanan menuju kantor wali Nagari Unggan. Sesampainya di lokasi saya disambut pak wali dan tim turba kemudian beliau mengajak saja ke lantai dua untuk berbuka karena waktunya hampir tiba.


Setelah buka bersama di kantor wali dan sholat maghrib kami lansung menuju lokasi masing-masing. Perjalanan kali ini kami tempuh dengan kedaraan roda dua walaupun tadi dalam perjalanan kami diguyur hujan tapi masih bisa ditempuh.


Jalan ini menuju kantor wali Nagari Unggan.


Tadi di atas kendaraan saya sempat juga bertanya kepada beliau, berapa kilo lagi jarak dari unggan ini ke Lintau pak? beliau menjawab dekat lagi ustadz lebih kurang 11 KM ucapnya. Bisa pakai motor ke sana pak wali? bisa jawabnya, hanya saja kalau musim hujan agak susah.


Berapa Tim yang turun tahun ini pak? ada tiga tim, jorong Unggan bukit, jorong koto dan jorong taratak. Saya masuk tim mana pak wali? pak ustadz sama saya saja ke unggan bukit, sebab kemaren ustadz sudah ke jorong koto katanya, ok siap pak wali.


Acara seperti biasa dimulai setelah sholat tarwih dan witir, setelah pembacaan kalam illahi, sambutan pak wali menyampaikan tujuan dan maksud kedatangan tim diantaranya untuk bersilaturrahmi serta menyampaikan pesan pemerintah dan lain sebagainya.


Terakhir baru giliran saya memberikan sedikit wejangan dan nasehat agama, kali ini saya sampaikan ada 3 keutamaan sedeqah : Pertama pahala sedeqah lansung dibalas tunai di dunia, kedua pahala sedeqah tak terkira balasannya terakhir sebagai pelindung di padang mahsyar.


Mak Mawardi Datuak Rajo Lelo, salah seorang tokoh di Unggan.

Selesai tausiyah salah seorang tokoh pak Mawardi Datuak Rajo Lelo meminta no Hp saya, besok kalau ada perlu dihubungi katanya barangkali mungkin beliau tertarik juga dengan isi tausiyah saya. Hehe..viral juga saya jadinya.


Sejauh ini saya melihat ternyata Unggan tidak seperti yang dibicarakan kebanyakan orang, katanya ; orang Unggan itu begini begitu kesannya negatiflah, tapi itu tidak saya temukan saat saya duduk, makan, dan minum bersama mereka.


Makanya jangan hanya menilai orang dari apa kata sianu bin sianu saja, sebelum anda membuktikannya sendiri. Jangan mau menerima kabar-kabar yang belum jelas kebenarannya.


Ini hadiah dari Unggan saya dapat satu kenangan.

Terakhir ucapan pak wali semoga saja pak ustadz akan banyak anak-anak unggan yang mau datang menuntut ilmu ke SMKN ΘΆ Sijunjung asbab kedatangan pak ustadz ke sini, Aamiin. Semoga saja pak wali harapan dan doa ini diijabahNya.
(PardiS_Anak Amak)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama