Tim Penilai Tingkat Provinsi Kunjungi Kelompok Asman Pemanfaatan Toga dan Akupressure Padang Pariaman

0
Tim Penilai bersama Bupati Suhatri Bur dan Kadinkes Aspinuddin (ZT)

Katapiang, CanangNews - Pelayanan Kesehatan Tradisional (Yankestrad) merupakan bagian subsistem upaya kesehatan dalam sistem kesehatan nasional yang bertujuan untuk mengubah paradigma pengobatan kuratif menjadi promotif dan preventif. 

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur SE MM mengemukakan hal itu ketika memberikan kata sambutan dalam kegiatan Penilaian Kelompok Asuhan Mandiri (Asman) Pemanfaatan Toga dan Akupressure tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022, Jumat (24/6/2022). Dalam hal ini Kabupaten Padang Pariaman diwakili Kelompok Asman "Happy" Korong Batang Sariak, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai.

Menurut bupati, kegiatan ini sekaligus bertujuan mengkaji program yankestrad pada usia dewasa sampai lanjut usia (lansia). Pelaksanaan yankestrad di Kabupaten Padang Pariaman telah sesuai dengan kebijakan dan regulasi pusat dan daerah. 

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur (ZT) 

"Jenis yankestrad komplementer yang diselenggarakan adalah akupressure, teknik pemijatan dan herbal medik. Kasus terbanyak yankestrad untuk dewasa sampai lansia adalah relaksasi untuk penyakit tidak menular seperti stroke, diabetes mellitus, hipertensi, dan obesitas," katanya lagi. 

Ia menambahkan, inovasi yankestrad dalam gedung dengan integrasi rujukan internal dari poliklinik lainnya seperti poli umum, poli rawat luka, poli gigi dan poli gizi ke poli yankestrad. Sedangkan inovasi luar gedung berupa pembinaan asuhan mandiri tanaman obat keluarga (toga) dan akupressure integrasi kelompok asuhan mandiri (asman) toga dan akupressure di pos pelayanan terpadu (posyandu) lansia.

Pijat akupresur (acupressure) adalah cara pijat berdasarkan ilmu akupunktur (acupuncture) atau bisa juga disebut akupunktur tanpa jarum. Pemijatan dilakukan pada titik akupunktur dibagian tubuh tertentu untuk menghilangkan keluhan atau penyakit yang diderita 

Kelompok asuhan mandiri, ulas Suhatri Bur, diharapkan dapat memberikan solusi terbaik atas permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat karena kunjungan yang dilakukan ataupun pembinaan di kelompok bisa memberikan pencegahan terhadap penyakit ringan di masyarakat.

Penilaian kelompok asman ini sudah dilaksanakan di tingkat kabupaten pada bulan November tahun 2021. Terpilih tiga terbaik dari 104 kelompok dan yang mendapatkan juara pertama adalah Kelompok Asman “Happy” yang berlokasi di Korong Batang Sariak, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. 

"Pada hari in kita dikunjungi Tim Penilai Lomba Kelompok Asuhan Mandiri Pemanfaatan Toga dan Akupressure tingkat Provinsi Sumatera Barat. Semoga Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan juara 1. Dengan adanya penilaian Kelompok Asman Berprestasi ini kita harapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan menjaga keberlangsungan budaya akan pentingnya kesehatan keluarga," kata Suhatri Bur mengakhiri. 

Tari Pasambahan menyambut kedatangan Tim Penilai (ZT)

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman dr H Aspinuddin melaporkan, di antara strategi pembangunan kesehatan adalah mendorong masyarakat agar mampu memelihara kesehatannya serta mengatasi gangguan kesehatan ringan secara mandiri melalui kemampuan asuhan mandiri dengan pemanfaatan toga dan akupressure.

Di Kabupaten Padang Pariaman, lanjut dia, sudah terbentuk sebanyak 104 Kelompok Asman yang tersebar di seluruh nagari.  

"Untuk penilaian tingkat Provinsi Sumatera Barat yang sudah dilakukan verifikasi ke seluruh kabupaten/kota, Alhamdulillah... kita terpilih dan termasuk lima besar bersama Kabupaten Tanah Datar, Kota Payakumbuh, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Sawahlunto," ujar Dokter Jimmi, sapaan dr H Aspinuddin. 

Dengan adanya penilaian ini, ulas dia, dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan menjaga keberlangsungan budaya akan pentingnya kesehatan keluarga.

Ia juga melaporkan, dalam kegiatan Kelompok Asman dan Akupressure ada beberapa perangkat daerah yang ikut terlibat. Di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan TP-PKK dalam pengadaan bibit dan pupuk kompos. Ini sudah berjalan beberapa tahun dan sampai sekarang masih terjalin kerja sama dengan baik. 

"Dalam kesempatan ini kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh komponen masyarakat, perangkat pemerintah daerah dan segenap elemen pemangku kepentingan, atas kerjasama dan dukungannya dalam upaya ini," kata Dokter Jimmi.

Di lokasi Kelompok Asman Happy

Ketika dihubungi usai kegiatan penilaian, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Pariaman dr Syafrinawati MARS menambahkan, pembinaan terhadap kelompok-kelompok asuhan mandiri sudah dilakukan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Keluarga (TP PKK) bersinergi dengan Dinkes sejak dua tahun terakhir.

"Alhamdulillah... dengan sinergitas semua pihak terkait, Kelompok Asman "Happy" Batang Sariak masuk lima nominator terbaik. In syaa Allah, sebagaimana harapan Pak Bupati dalam kata sambutannya tadi, kita akan meraih juara pertama," kata Dokter Rina yang juga mambidangi yankestrad ini. (ZT)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top