Anggota Komisi ll DPRD Tinjau Lokasi Pedagang Kerupuk Sanjai

 

Anggota DPRD Komisi II bersama Dinas Koperasi dan UKM kunjungi pedagang kerupuk Sanjai Bukittinggi (foto,Nas)


BUKITTINGGI,CANANG.news - Dinas Koperasi dan UMKM beserta anggota Komisi II DPRD Kota Bukittinggi meninjau lokasi lapak para pedagang yang ada di Pasar Atas Bukittinggi.Kunjungan itu untuk menyikapi keluhan para pedagang dan perencanaan relokasi lapak pedagang sanjai di kawasan pasar atas Bukittinggi,Selasa, (31/5/2022)


Polemik terkait pedagang lama dengan yang berdagang saat ini, sebagaimana diketahui di bahagian sisi sebelah kiri bangunan pasar atas, telah berdiri tenda 2×2meter sebanyak 70 unit, yang dihibahkan oleh Telkomsel.Tenda tersebut diperuntukkan bagi pedagang kerupuk spesifik sanjai. Dengan adanya informasi yang kurang dianggap jelas oleh para pedagang maka pedagang mendatangi kantor DPRD kota Bukittinggi.


Kadis koperasi dan UMKM. Nauli mengatakan, kunjungan itu adalah rencana relokasi pedagang, bahwasanya semua pedagang sanjai akan difasilitasi untuk mendapatkan tempat yang presentatif.


"Akses jalan yang menuju arah los lambung akan di bongkar dan dikembalikan pada fungsinya yaitu akses jalan.Maka yang tidak berjualan sanjai juga akan kami carikan tempat berjualan,"ujarnya.


Menurutnya,berkaitan dengan lokasi yang tersedia saat ini.Pedagang lama akan difasilitasi,jika memang setelah hasil verifikasi dan validasi mereka berhak berjualan,jadi selama ini mereka tidak berjualan karena tidak ada tempat dan itu akan dicarikan solusinya.


"Bagi pedagang yang sudah melakukan loting beberapa hari lalu tetap Lanjut berjualan dan bersamaan nanti dengan mereka yang tidak berjualan selama ini,akan tetapi memenuhi kriteria  punya kartu kuning,sudah membayar retribusi tahun 2018.Dan akan kami cek kembali," jelas Nauli.


Dilain itu, ketua komisi ll, anggota DPRD Fraksi Golkar Edison Katik Basa menjelaskan,akan memastikan kondisi pasar secara umum, khususnya kelompok pedagang sanjai.


"Karena informasi yang kami dapatkan masih adanya yang perlu ditertibkan,dan informasi dari dinas UKM kota Bukittinggi sudah ada gambar yang jelas,di tenda ini akan ditempatkan pedagang sanjai dengan hak yang sama."katanya.



"Ini tinggal menunggu waktu karena validasi data ini tidak semudah membalikkan telapak tangan,namun pemerintah punya database nya,"ungkapnya.


Sementara itu,anggota DPRD Fraksi Nasdem Asril,SE  memastikan bahwasanya ada pengaduan dari beberapa pedagang ke DPRD Bukittinggi.


Terkait rencana pemko Bukittinggi ingin melakukan penataan pedagang di kawasan pasar atas, sebagai legislatif turun kelapangan dan mengamatinya.


Ditempat yang sama, Anggota DPRD Fraksi PPP H.Irman menambahkan,untuk memastikan adanya simpang siur informasi atas pedagang sanjai,dan meminta Dinas koperasi dan UKM untuk cepat meluruskannya,agar masyarakat dapat berjualan dengan aman dan nyaman.

( Nas )



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama