Wakil Bupati Inhu Drs H Junaidi Rachmat Ikut Arahan Presiden RI Joko Widodo Secara Virtual

Rolijan
0


Poto Wakil Bupati Inhu Di Dampingi Sekda Kab Inhu Saat Mendengarkan Arahan Presiden RI

 



Canangnews.com - Wabup Inhu dengarkan Arahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) tentang penanganan Covid-19 varian Omicron secara Virtual. 


Selain Presiden RI, acara ini juga diikuti oleh sejumlah menteri diantaranya Menko Perekonomian RI, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Menko PMK, Menteri Kesehatan RI, Panglima TNI, Kapolri, gubernur/ bupati/walikota seluruh Indonesia, Forkopimda provinsi, Forkopimda kabupaten/ kota seluruh Indonesia.


Dari Pemkab. Indragiri Hulu sendiri, dihadiri Wakil Bupati Inhu Drs. H. Junaidi Rachmat, M.Si yang didampingi Sekda Kab.Inhu, Ir. H. Hendrizal, M.Si; Forkopimda Kab.Inhu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Paino, SP; Asisten Pemerintahan & Kesra, H. Syahrudin, S.Sos. MT; Asisten Administrasi Umum, Dra. Hj. Erlina Wahyuningsih, M.IP; Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum serta perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Inhu yang menyaksikan secara virtual di ruang tunggu VIP lt IV Kantor Bupati Indragiri Hulu, Senin siang (7/2/2022).


Jokowi mengatakan bahwa ada 2 (dua) hal penting yang menjadi kunci dalam penanganan Omicron, pertama vaksinasi yang dipercepat di seluruh daerah, kedua, peningkatan protokol kesehatan terutama pemakaian masker. "Untuk itu saya kembali menegaskan kepada Forkopimda provinsi/kabupaten/ kota dan Satgas Covid-19 untuk melaksanakan tugas tersebut dengan sebaik- baiknya" jelas Jokowi.


Jokowi menambahkan bahwa varian Omiron ini tingkat penularannya empat kali lebih cepat dari varian Delta."Oleh karena itu, saya minta semua rumah sakit untuk mengecek kembali ketersediaan oksigen dan obat-obatan, serta segera menyampaikan kepada kementerian kesehatan apa saja hal-hal yang dibutuhkan rumah sakit tersebut" pinta Jokowi.


Menurut Jokowi karakter pasien yang meninggal adalah 69% belum vaksin lengkap yang artinya vaksinasi masih jadi kunci penanganan varian Omicron untuk menekan angka kematian.


Jokowi kembali mengingatkan kepada masyarakat Indonesia untuk tidak terlalu panik menghadapi serangan Omicron tersebut dan melaksanakan manajemen pengerjaan lapangan dengan sebaik-baiknya."( Prawarta :M.Efendi Samosir)


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top