Perhatikan Lansia, DKK Bukittinggi : Dalam Perawatan Tidak Mengedepankan Kesehatan Tapi Sosial


 


Bukittinggi,- Dinas Kesehatan Kota (DKK) Bukittinggi mengadakan Pertemuan Kesehatan lanjut usia (Lansia) menuju, Minggu (22/11), di Grand Rocky Hotel Bukittinggi. Kegiatan tersebut dibuka Kadis diwakili Kabid kesehatan dan P2P Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Eka Budi Satria MPA diikut 20 orang peserta dari Puskesmas, BKKBN, Dinas Sosial dan Kesra.


Dikesempatan itu, Eka Budi mengatakan, kesehatan Lansia tidak bisa dilepaskan Penyakit Tidak Menular seperti diantaranya, Penyakit Diabetes, Hypertensi, Stroke, Prevalensi Gangguan Mental Emosional hingga Jantung di kondisi Pandemi bahkan jika tidak tertangani bisa menimbulkan kematian.


"Menuju catatan bagi ibu ibu yang ada di puskesmas penerapannya tidak begitu sulit, sudah berjalan selama ini baru secara nasional bahkan bisa menjadi satu integrasi dan dikolaborasikan dalam perawatan tidak mengedepankan kesehatan tapi sosial," ungkapnya.


Bahkan bisa menjadi kolaborasi lintas sektor bahkan secara regulasi dikuatkan melalui SK Wako setiap Puskesmas 1 ada Menangani lansia di Tahun 2022.


Berbicara masalah kesehatan Lansia, 73,3 persen Mandiri juga dalam kaitan kerangka pikir pelayanan kesehatan lanjut usia bisa meningkatkan status kesehatan dan optimalkan kualitas hidup lansia.


" Hal itu dengan  pelayanan santun, Penguatan Keluarga Sebagai Caregiver, Pelayanan Kesehatan Lansia Dalam Situasi Krisis Akibat Bencana," tukasnya. (KH).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama