Cepat Tanggap, Dinsos P3A Bantu Korban Kebakaran dan Angin Puting-Beliung


Lubuk Alung, CanangNews - Meninggalkan rumah menyemput beras bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) karena sedang Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM), ketika pulang rumah Yurnita sudah jadi abu


Itulah yang dialami oleh keluarga Yurnita di Korong Sakayan, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu 4 Agus 2021 kemarin. Rumah yang dibangun dengan menabung sedikit demi sedikit itu, dindingnya belum  diplaster, lantainya baru dicor kasar. Di sanalah ia tingal bersama suami dan dua anaknya. Sementara lima anaknya yang sudah bekeluarga dan tinggal tak jauh dari rumah itu. 



Yurnita adalah penerima bantuan PKH sejak 2018, program dari Kementerian Sosial untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, ia menerima karena anaknya masih berselolah di SMP. 


Suaminya yang hanya buruh tani menyampaikan bahwa rumah ini dibangun dengan susah payah, listrik memumpang di rumah tetangga, dan inilah penyebab kebakaran dirumahnya, karena seluruh kuda kuda rumah dan atap habis dilalap sijago merah dan diikuti dengan isi rumah yang tidak tersisa. 



Hanya berselang 24 jam sejak peristiwa kebakaran terjadi, Alhamdulillah... Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sudah datang melihat dan mengirimkan bantuan logistik seperti beras, mie Instan, sarden, gula, kopi, peralatan dapur, kasur, tikar dan berapa barang lainnya yang kiranya dapat meringankan korban. 


Paket bantuan itu diantarkan Tim Dinas Sosial Penberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) yang dikomandoi Syafriwal SE MM dengan menugaskan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Kabid Linjamsos) Drs Aprizondi MM beserta kepala seksi, Pedamping PKH, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana). 

 


Sebelumnya, Kamis (5/8/2021) pagi tadi, Dinsos P3A dengan tim yang sama juga mengantarkan bantuan ke Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai, yang mengalami bencana angin puting beliung beberapa hari yag lalu, memporak-porandakan 20 unit rumah warga, 4 di antaranya rusak berat.


Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur SE MM ketika dihubungi di sela sela penyampaian Jawaban Atas Pandangan Umum fraksi fraksi DPR atas nota penyelasan KUA dan PPAS tahun anggaran 2022, menyampaikan permintaan maaf karena tidak sempat hadir dan berdoa semoga korban tabah dan memgucapkan terimakasih kepada Dinsos P3A yang cepat tanggap. (*/ZT)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama