Buka Rakorda DPPKB, Bupati Suhatri Bur Launching Pasukan Garda Papa


Parit Malintang, CanangNews -  Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Padang Pariaman menyelenggarakan rapat koordinasi daerah (rakorda) dengan tema "Melalui Peran Lintas Sektor, Kita Tingkatkan Upaya dan Strategi Implementasi Penguatan Program Bangga Kencana Guna Percepatan Penurunan Stunting" bertempat di Aula Kantor Bupati - Parit Malintang, Kamis (19/8/2021).



Rakorda yang diikuti forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), kepala-kepala dinas/badan, camat dan para walinagari lokasi fokus (lokus) pencegahan stunting dibuka oleh Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur SE MM. Pada kesempatan itu, Bupati Suhatri Bur sekaligus me-launching lima inovasi baru DPPKB seperti Naga Gesit, Gema Seganting, Buntas, Papa Paten Bana dan GEOLS yang terhimpun dalam Pasukan Garda Papa. 



Ketika menyampaikan kata sambutan,  Suhatri Bur mengemukakan,  Rakorda Program Pembangunan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) merupakan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung visi misi Presiden RI terkait tugas dan fungsi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yakni mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang guna mendukung pencapaian Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.



“Kami sangat mengapresiasi Kepala DPPKB dr H Aspinuddin beserta jajaran yang telah melakukan berbagai upaya pencegahan stunting dari hulu hingga hilir dengan berbagai inovasi seperti Nagari Gencar Mengatasi Stunting (Naga Gesit), Gerakan Makan Sehat Cegah Anemia dan Stunting (Gemaseganting), Padang Pariaman Pasangan Penganten Berencana (Papa Paten Bana), Ibu Cerdas Cegah Stunting (Buntas) serta Generasi Berencana / GenRe Online Shop (GEOLS)  yang disatukan menjadi Penanggulangan Stunting dan Secara Komprehensif dan Berkelanjutan dalam Gerakan Aksi Daerah Padang Pariaman (Pasukan Garda Papa),” ujar bupati.



Ia menambahkan, dengan adanya inovasi Gemaseganting diharapkan nantinya pada tahun 2024 tidak akan ada lagi bayi yang dilahirkan dengan berat badan lahir rendah karena anemia pada kehamilan yang berpotensi stunting,  juga tidak akan ada lagi pernikahan di usia anak karena sudah ada Duta GenRe sebagai Agent Of Change yang selalu mengkampanyekan Triad KRR (Stop pergaulan bebas, HIV-AIDS, dan penyalahgunaan Narkoba.



“GEOLS inovasi yang dilahirkan oleh DPPKB sebagi wujud nyata membantu meningkatkan perekonomian keluarga di masa pandemi Covid-19 sehingga masyarakat dapat beraktivitas walaupun di rumah dan tetap mampu menghasilkan uang. Semoga apa yang telah kita upayakan bersama ini mampu meningktakan kesejahteraan keluarga di Padang Pariaman  dan saya harapkan Rakorda ini dapat menghasilkan kesepakatan, perencanaan, dan terutama target capaian yang terukur untuk menjadikan Padang Pariaman Berjaya,”  ulas Suhatri Bur.



Sebelumnya, Kepala DPPKB dr H Aspinuddin dalam laporannya menyebutkan  Rapat Koordinasi Daerah Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana tingkat Kabupaten Padang Pariaman ini diikuti 85 peserta, terdiri dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Walinagari Lokus Stunting, Perwakilan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), Duta GenRe serta dihadiri Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Dr Rahmat Tuanku Sulaiman S Sos, S Sos I MM. 


“Melalui rakorda ini diharapkan mampu lebih meningkatkan koordinasi, komitmen dan dukungan dari lintas sektor dalam menerapkan berbagai kebijakan dan strategi program bangga kencana di seluruh wilayah Kabupaten Padang Pariaman, terutama di wilayah yang capaian program bangga kencana-nya belum optimal,” papar Dokter Jimmi, sapaan dr Aspinuddin.


Pada Kesempatan ini, DPPKB melakukan penandatanganan naskah kerjasama antara lain dengan Baznas melalui Kelompok UPPKA serta dengan Dinas Kesehatan dan RSUD berupa Kerjasama Pelayanan KB. (Nur Octavia Syamsul / ZT)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama