Pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Agam 2020-2025 Dikukuhkan

0


 Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Agam resmi dikukuhkan pada Sabtu (17/7). Pengurus yang dipimpin Dr. Muhammad Taufiq, M.Ag itu bertugas untuk masa bhakti 2020-2025.

Pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Agam ditandai pembacaan ikrar yang dibimbing Ketua MUI Provinsi Sumatera Barat, Buya H. Gusrizal Gazahar, Lc. M.Ag.

Dewan pengurus yang dikukuhkan antara lain Ketua Umum, Dr. Muhammad Taufiq, M.Ag, Wakil Ketua Umum, Akmal Hadi, S.H.I, Ketua H. Ilham, Lc. MA, Ketua Utama Wendri, S.Ag, S.HI, Ketua Khairul, S.H.I, MA, Ketua Marwan Abbas, S.Pd.I, Ketua H. Jendrial.

Agam, -Kemudian, Sekretaris Umum, H. Zainul Arifin, MM, Sekretaris, Pebri Doni, MA, Sekretaris H. Fauzan A, M.Pd. Bendahara Umum, Armanto, S.Ag, Bendahara, Yosman dan Bendahara, Irfan Andri.

Dalam sambutannya, Buya H. Gusrizal Gazahar, Lc. M.Ag menyampaikan, sebagai lembaga yang dinaungi para ulama, MUI Kabupaten Agam diharapkan dapat menjalankan fungsi untuk kemaslahatan umat.

“Dengan dikukuhkannya pengurus MUI Agam yang baru, diharapkan dapat terus bermitra dengan pemerintah untuk mewujudkan kemaslahatan umat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen MUI Pusat, Dr. Amirsyah Tambunan St. Pamuncak mengingatkan, sebagai selain berfungsi mewujudkan kemaslahatan umat, MUI juga berfungsi memelihara kedaulatan negara.

“Umat dan negara tidak bisa dipisahkan, jika umat kacau, negara akan kacau, demikian sebaliknya, oleh sebab itu MUI harus bisa menjalankan fungsi memelihara keduanya,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini tugas yang diemban MUI semakin berat, terlebih di masa pandemi Covid-19. Untuk itu, pihaknya berharap MUI Kabupaten Agam dapat menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah.

“Semoga bisa terjalin kerjasama yang baik antara MUI Kabupaten Agam dan Pemerintah Kabupaten Agam demi mewujudkan kesejahteraan umat dan negara,” imbuhnya.

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM dalam sambutannya menyampaikan kesediaan Pemerintah Kabupaten Agam untuk menjalin sinergitas dengan MUI.

Menurutnya keberadaan MUI Agam makin memantapkan program kerja yang diusungnya sebagai kepala daerah.

“Kapan perlu Pemkab Agam, Kementerian Agama Kabupaten Agam dan MUI membuat kesepakatan bersama, sehingga generasi yang berpijak kepada adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah bisa kita wujudkan,” ujar bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati Agam juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus MUI Agam periode sebelumnya. Pihaknya berharap pengurus yang baru dapat mengemban tugas yang sudah diamanahkan.

“Mari kita bekerja bersama-sama, yang mana semuanya bermula dari urusan keagamaan. Semoga pengurus yang baru bisa menjalankan amanah, dan tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada pengurus yang lama,” ujar bupati yang juga pernah menjabat Bendahara MUI Kabupaten Agam periode 2015-2020 itu.

Turut hadir dalam pengukuhan, Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr. Amirsyah Tambunan St. Pamuncak, Bupati Kabupaten Agam, Dr. H. Andri Warman, Ketua DPRD Agam, Dr. Novi Irwan Nahar, Kepala Kemenag Agam, Dedi Oktaviandi, dan unsur pimpinan Forkopimda Kabupaten Agam. (AY)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(50)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top