Silaturahmi RS Otak M.Hatta Bukittinggi, dr.Alsen Arlan : Akan Wujudkan Hospital Tourism Menuju Go Internasional

 

Aula  gedung RS Otak  M.Hatta(RSOMH) Bukittinggi, Rabu, bersama awak media


Bukittinggi -- Rumah Sakit Otak DR.Drs.M.Hatta Bukittinggi adakan silaturahmi dan temu ramah dengan Jurnalis media masa se Bukittinggi dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dalam bidang komunikasi dan informasi.


Direktur Utama RS Otak M.Hatta Bukittinggi dr.Alsen Arlan,SpB,KBD.MARS mengatakan bahwa penyakit yang biasa ditangani rumah sakit itu adalah penyakit yang ada pengaruhnya terhadap otak,seperti tumor,kelainan bawaan pada anak anak dan penyakit yang merupakan penyumbatan pembuluh darah diotak disebut  Stroke, yang merupakan pasien terbanyak.


"Alhamdulillah merupakan RS pusat rujukan stroke/otak  nasional untuk wilayah Sumatera dan Indonesia Barat,"ujar dr.Alsen  

di Aula  gedung RS Otak  M.Hatta(RSOMH) Bukittinggi, Rabu (2/6).


" Walau rumah sakit ini tidak begitu besar , ada 142 tempat tidur pasien dan kita punya kekhususan untuk rumah sakit otak nasional ", imbuhnya.



Lebih lanjut dikatakannya, disamping itu Kota Bukitinggi yang merupakan kota wisata dengan keindahan alamnya bisa dikaitkan dengan pasien pada masa pemulihan dengan berwisata, dengan semboyan "Hospital Tourism  menuju go International" hal itu juga upaya dalam hal percepatan pemulihan kesehatan pasien.




"Saat ini sudah diterapkan 'Club Stroke,dimana pasien yang sudah dalam penyembuhan kita bawa berwisata ,seperti di Bukittinggi dan wisata lainnya di Sumatera Barat dan tidak tertutup kemungkinan pasien dari luar negeri misalnya Malaysia dan Singapura dengan protokol  kesehatan dibuatkan paket hospital tournya,"Ungkapnya.


Seperti diketahui sebelumnya Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN)Bukittinggi beberapa kali  beralih nama  salah satunya menjadi RSOMH  dan telah diresmikan oleh menteri kesehatan RI Budi Gunawan pada April 2021 lalu serta agenda tersebut dapat diterima publik dengan dedikasi para insan pers.



"Kami siap memberikan pelayanan budaya melayani dan budaya penampilan  demi pengembangan inovasi pelayanan , percepatan akses pelayanan BPJS dan umum dan peningkatan sarana dan prasarana," pungkasnya.



Acara turut dihadiri puluhan jurnalis yang tergabung dalam wadah PWI, Ketua PWI Bukittinggi Anasrul, Hukormas RSO M.Hatta Anferi Devitra, MARS, kepala pelayanan Neni Sovianti.SKM dan lainnya. (KH)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama