Disambangi AWR, Yus Dt Parpatiah Ditawari Jadi Tenaga Ahli Pemkab Agam


Agam, -Bupati Agam, Dr H Andri Warman, bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di Sungai Batang, yaitu Angku Yus Dt Parpatiah, di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat (11/6).

Bupati Agam, Dr. Andri Warman mengatakan, tujuan dari kunjungan tersebut selain mempererat tali silaturahmi, juga berdiskusi terkait program Pemerintah Kabupaten Agam, khususnya di bidang pendidikan, adat istiadat dan budaya.

“Sebagai salah seorang tokoh masyarakat dan budayawan, tentu beliau sangat paham terkait adat istiadat dan budaya di Minangkabau. Dengan arahan dan pendapat dari beliau, semoga adat istiadat, tradisi dan budaya Minangkabau, khususnya di Kabupaten Agam dapat dipertahankan, bahkan bisa ditingkatkan lagi untuk kedepannya,” ujarnya.

Selain itu jelasnya, saat ini pihaknya tengah membentuk dan mengumpulkan beberapa orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing, untuk dijadikan sebagai tenaga ahli. Hal ini dilakukan agar potensi yang ada di Kabupaten Agam dapat digali secara maksimal, mulai dari SDM, pendidikan, pariwisata dan lain sebagainya.

“Oleh sebab itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, saya meminta kepada Angku Yus Dt Parpatiah, agar bersedia menjadi salah seorang tenaga ahli tersebut. Karena selain tokoh masyarakat, beliau juga merupakan seorang budayawan yang mengerti dan paham di bidang adat istiadat dan budaya Minangkabau,” jelasnya.

Dikesempatan itu, Bupati Agam, Dr. Andri Warman, menjelaskan secara singkat terkait beberapa program dari pemerintah, khususnya di bidang pendidikan.

Sementara, Angku Yus Dt Parpatiah setelah mendengarkan penjelasan dari Bupati Agam, ia sangat setuju dan mendukung semua program tersebut.

“Dari penjelasan Bupati Agam tadi, saya pribadi sangat mendukung apa-apa yang menjadi pogram beliau, khususnya bidang pendidikan, adat istiadat, dan budaya,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk membangun suatu daerah agar bisa lebih maju, harus dilakukan dengan bersama-sama, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, lembaga-lembaga di nagari, dan lain sebagainya.

“Hendaknya kita harus bersama-sama, sarantak, saayun, salangkah, dalam membangun nagari. Sesuai dengan harapannya, agar saya bisa mendampingi beliau dalam hal yang berkaitan dengan adat istiadat, insyaallah saya bersedia dan berusaha semampu saya untuk membantu beliau,” ujarnya. (AY)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama