Update Kasus Covid-19 Agam : 28 Kasus Terkonfirmasi Covid-19, 19 Sembuh, 2 Meninggal


 

Agam, -Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Agam belum menunjukan tanda mereda. Selasa (25/5) ini, sebanyak 28 warga Agam dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Kasus kematian akibat Covid-19 pun terus bertambah. Total kasus meninggal dunia hingga hari ini menjadi 62 kasus, bertambah 2 kasus dibanding hari sebelumnya.

Informasi tersebut diketahui berdasarkan update perkembangan kasus Covid-19 yang dirilis Tim Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Agam.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Drs. Martias Wanto, MM mengungkapkan, penambahan kasus terkonfirmasi hari ini tersebar di Kecamatan Lubuk Basung sebanyak 12 kasus, Kecamatan Palembayan 4 kasus, Kecamatan Sungai Pua 1 kasus.

“Kemudian, Kecamatan Ampek Angkek 1 kasus, Kecamatan Baso 2 kasus, Kecamatan Tilatang Kamang 6 kasus, dan Kecamatan Palupuh 1 kasus. Total hari ini bertambah 28 kasus terkonfirmasi,” ujarnya.

Pihaknya mengakui, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Agam akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, ada saja penambahan kasus terkonfirmasi setiap harinya.

“Dengan penambahan 28 kasus baru ini, maka total terkonfirmasi hingga hari ini tercatat sebanyak 2.930 kasus,” ucapnya.

Sedangkan yang masih menjalani isolasi sebanyak 277 orang, dengan rincian 80 orang di rumah sakit, dan 197 orang isolasi mandiri.

Dihari yang sama, pihaknya juga menginformasikan penambahan pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 19 orang. Disebutkan total pasien sembuh sebanyak 2.591 orang atau sekitar 88,43 persen.

“Hari ini juga bertambah pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia sebanyak 2 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 62 orang,” ungkapnya.

Mengingat kasus terkonfirmasi Covid-19 kembali menunjukkan peningkatan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan selalu memperhatikan protokol kesehatan.

“Kita jangan sampai lengah, sebab beberapa hari ini kasus terkonfirmasi di Agam menunjukan peningkatan signifikan. Untuk itu, penerapan protokol kesehatan yang ketat harus tetap dilakukan, agar tidak ada lagi korban yang meninggal akibat Covid-19,” tegasnya. (*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama