Mohajreni Thamrin Bahu Membahu Bersama Warga Membersihkan Longsor

Mohajreni Thamrin bersama Warga Membersihkan Longsor

Painan, CanangNews - Pasca hujan deras yang melanda disebagian wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sabtu (8/5) pukul 16.00 WIB kemarin, menyebabkan longsor di beberapa wilayah Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pessel. 


Longsor terjadi di 2 tempat. Pertama di Kampung Limau-Limau, Nagari Limau Gadang terdapat 2 titik Longsor, 1 titik menimbun badan jalan sepanjang sekitar 25 Meter, 1 titik lagi menimbun badan jalan sepanjang sekitar 10 Meter.


Kedua,  Kampung Ngalau Gadang, Nagari Limau Gadang ada 1 titik, Panjang badan jalan yang tertimbun diperkirakan 12 Meter.  


Sampai saat ini, ke 3 titik lokasi longsor tersebut belum dapat dilalui Kenderaan Roda 2 (R2) dan Roda 4 (R4).



Kapolres Pessel AKBP. Sri Wibowo, S.IK, MM melalui Kapolsek Bayang Iptu. Mohajreni Thamrin, SH, MM pada Senin (10/5) mengatakan, bahwa longsor terjadi di Nagari Limau Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pessel, disebabkan curah hujan cukup tinggi didaerah tersebut. 


"Tanah dari atas bukit ada di lokasi tersebut longsor. Ada tiga titik parah akibat longsoran tanah, hingga menutupi badan jalan," jelas Thamrin.


Bersama pihak Kecamatan, Wali Nagari Limau Gadang dan Polsek Bayang, Thamrin turun ke lokasi longsor dan melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pessel untuk mendatangkan alat berat excavator karena tanah yang longsor tersebut tidak bisa dikerjakan secara manual, harus menggunakan Alat Berat.


"Pukul 14.00 WIB, Alat Berat (excavator) sudah menuju Lokasi Longsor, dari Kantor PU Kabupaten Pessel," kata Thamrin didampingi Wali Nagari Limau Gadang Yuharza.


Selain menutupi badan jalan, longsor juga menimpah satu buah rumah milik warga setempat An. Siin (40) warga kampung Ngalau Gadang, Nagari Limau Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, mengalami rusak bagian dinding belakang. 


"Tidak ada korban jiwa, kerusakan rumah diperkirakan Rp. 7 juta rupiah," jelasnya.


Thamrin berpesan agar Wali Nagari intens berkomunikasi dengan instansi lain, terkait apa saja kejadian yang menonjol di nagarinya dan selalu menghimbau masyarakatnya patuhi prokes, jangan kendor tetap pakai masker dan tidak mebakar hutan dan melindungi hutan. Dengan kita ikut melindungi, pasti hutan akan memberikan kebaikan bagi kita semua terutama masyarakat disekitar hutan.


Sementara itu Wakil Bupati Pessel, Apt. Rudi Hariyansyah, S.Si saat dihubungi, Sabtu (9/5), mengatakan, pemkab Pessel telah mengarahkan dinas terkait, seperti Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menurunkan anggota kelapangan, dan juga Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengirimkan alat berat kelokasi guna membantu warga membersihkan material longsoran tanah. (can)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama