Ternyata Hampir 7 Ribu Siswa SMP Sumbar Belum Entri PPDB SMA

Sijunjung, Canangnews.com - Kepala Bidang pembinaan SMA propinsi Sumatera Barat Suryanto, MPd., menjadi nara sumber utama dalam sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru SMA/SMK  yang diikuti oleh lebih dari 80 kepala sekolah SMP/MTs sekabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto di Aula kampus SMAN 1 Sijunjung Jum'at (28/05/2021).


Dalam paparannya, Suryanto menjelaskan keempat jalur penerimaan siswa SMA/SMK secara gamblang. " Ada empat jalur untuk masuk SMA/SMK yaitu jalur Zonasi, jalur Prestasi, jalur Afirmasi dan jalur Perpindahan Tugas Orang tua". tegasnya.

Dijelaskannya bahwa sampai saat ini masih dilakukan ujicoba pendaftaran melalui aplikasi." Pada ujicoba yang masih berlangsung tersebut, dari jumlah 97.215 siswa lulusan SMP/MTs yang terdaftar baru 90.717 dan masih ada lebih dari 6 ribu siswa yang belum entri mendaftarkan diri melalui aplikasi dengan berbagai sebab." tuturnya. Bahkan dari siswa yang sudah di entri itu belum sampai 50 persen yang ikut simulasi. Untuk itu sangat harapkan kepada seluruh kepala sekolah untuk mencek pendaftaran setiap siswa yang akan mendaftar SMA/SMK. Selain itu diharapkan semua siswa dapat mengikuti simulasi tahap 2 yang direncanakan pada tanggal 3 - 6 Juni 2021.


"Hal yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa siswanya sudah dientri semuanya" harapnya.


Pada kesempatan itu, Suryanto didampingi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Sumbar Wilayah V Drs. Adrial dan perwakilan dari Kemenag Sijunjung.


Pertemuan tersebut memang sangat dibutuhkan oleh para kepala sekolah disebabkan kebijakan pemerintah dewasa ini yang sedikit disempurnakan dalam penerimaan siswa baru yang mengharuskan siswa untuk mendaftarkan diri mereka secara online dengan ketentuan terpadu.


Dalam pertemuan tersebut terungkap beberapa sekolah SMP/MTs yang belum sepenuhnya mengentrikan siswanya ke aplikasi PPDB online. Oleh karena itu diharapkan para kepala sekolah untuk menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut. (TJP).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama